Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

BREAKING NEWS: Aksi Mahasiswa Sikka Memanas, Bupati Tak Ditemui

Rabu, 01 April 2026 | April 01, 2026 WIB Last Updated 2026-04-01T10:10:23Z

 

Massa mahasiswa melakukan penyegelan simbolik Kantor Bupati Sikka serta memasang spanduk tuntutan evaluasi kinerja, disertai aksi pembakaran ban sebagai bentuk protes dalam aksi Aliansi Cipayung Plus di Maumere, Rabu (1/4/2026).

Aksi mahasiswa Sikka memanas setelah massa dari Aliansi Cipayung Plus gagal menemui Bupati dan Wakil Bupati di Kantor Bupati Sikka, Maumere, Rabu (1/4/2026).


Maumere, NTT— Aksi mahasiswa Sikka yang digelar oleh GMNI, HMI, IMM, LMND, dan BEM UNIPA awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi. Namun situasi berubah ketika Bupati Sikka tidak berada di tempat.


Kekecewaan massa memuncak. Sebagai bentuk protes, mahasiswa melakukan penyegelan simbolik Kantor Bupati Sikka dan membakar dua ban di halaman kantor.


Aksi ini menjadi bentuk tekanan terbuka terhadap pemerintah daerah yang dinilai belum merespons tuntutan mahasiswa.


Tak berhenti di kantor bupati, massa kemudian bergerak menuju Rumah Jabatan Bupati Sikka dengan harapan bisa bertemu langsung.


Namun situasi kembali memanas.


Bupati Sikka kembali tidak berada di lokasi. Kondisi ini membuat aksi mahasiswa Sikka semakin tegang, dengan orasi-orasi keras yang menggema di sekitar area.


Dalam orasi, salah satu perwakilan massa menyampaikan kritik tegas.

“Kami datang membawa suara rakyat. Jangan menghindar! Pemimpin harus berani menghadapi rakyatnya.”


Pernyataan tersebut menggambarkan kekecewaan mahasiswa terhadap ketidakhadiran pimpinan daerah di tengah aksi.


Aliansi Cipayung Plus menegaskan bahwa aksi mahasiswa Sikka ini merupakan tekanan moral terbuka kepada pemerintah daerah.


Mereka memastikan aksi akan terus berlanjut hingga ada respons nyata dari pimpinan daerah.


Sementara itu, aparat keamanan tetap berjaga untuk mengantisipasi eskalasi situasi.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sikka terkait ketidakhadiran Bupati.


Aksi mahasiswa Sikka hari ini menjadi sinyal kuat bahwa publik menuntut keterbukaan dan kehadiran pemimpin dalam menjawab aspirasi masyarakat.


Ketika rakyat datang membawa suara, kehadiran pemimpin bukan sekadar pilihan—melainkan tanggung jawab.

✒️: kl