![]() |
| Dokumentasi asli Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menyerahkan cinderamata kepada pejabat Pemerintah Kota Kupang yang memasuki masa purna bhakti. Foto ini disalahgunakan dan dimanipulasi dalam konten hoaks yang beredar di media sosial. |
Kota Kupang, NTT – Pemerintah Kota Kupang secara resmi membantah informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan undangan kepada Wali Kota Tel Aviv, Ron Huldai, ke Kota Kupang melalui jalur Timor Leste.
Konten yang beredar di platform seperti TikTok, Facebook, dan Instagram tersebut dipastikan tidak benar (hoaks) setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi langsung kepada Wali Kota Kupang serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Kupang.
Pemerintah menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan narasi palsu yang disertai dengan manipulasi visual.
“Pemerintah Kota Kupang tidak pernah mengundang Wali Kota Tel Aviv dalam agenda apa pun,” demikian penegasan resmi yang disampaikan.
Selain itu, narasi mengenai kedatangan melalui jalur Timor Leste juga dipastikan sebagai informasi yang direkayasa dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Fakta sebenarnya, foto yang beredar di media sosial merupakan hasil editan dari dokumentasi kegiatan resmi Pemerintah Kota Kupang. Dokumentasi asli memperlihatkan momen Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menyerahkan cinderamata kepada pejabat Pemkot Kupang yang memasuki masa purna bhakti.
Pemerintah Kota Kupang mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi, serta selalu melakukan verifikasi melalui sumber resmi agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks.
“Mari bersama lawan hoaks dan jaga ruang informasi yang sehat,” demikian imbauan tersebut.
✒️:***
