Bersama masyarakat dan dukungan PT Rijamo Flores Tours, Sanggar Bliransina dan Doka Tawa Tana bergotong royong memperbaiki akses vital yang menghubungkan Hewokloang, Bola, Doreng, dan Mapitara.
MAUMERE, NTT, 15 Juni 2026 – Demi menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di empat kecamatan, Sanggar Budaya Bliransina dan Sanggar Budaya Doka Tawa Tana mengambil langkah nyata dengan turun langsung memperbaiki ruas jalan longsor pada jalur Kewapante–Hewokloang, Kabupaten Sikka. Aksi swadaya tersebut dilakukan agar akses transportasi masyarakat yang sempat terancam akibat longsor dapat kembali berfungsi normal.
Di bawah koordinasi Yosef Gervasius dan Cletus Beru, kegiatan perbaikan jalan dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat, para pengguna jalan, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kondisi infrastruktur yang rusak akibat longsor.
Keberhasilan perbaikan akses jalan tersebut tidak terlepas dari dukungan Manajemen PT Rijamo Flores Tours yang tampil sebagai donatur tunggal dan memberikan kontribusi besar sehingga pekerjaan dapat terlaksana dengan baik hingga selesai.
Yosef Gervasius dan Cletus Beru menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu proses perbaikan, termasuk masyarakat Desa Munerana, Desa Kajowair, para pengguna jalan, serta warga lainnya yang secara sukarela menyumbangkan tenaga, waktu, maupun material.
Menurut keduanya, kegiatan tersebut lahir dari kepedulian bersama terhadap kondisi jalan yang menjadi akses utama masyarakat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat membuktikan bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga.
Ruas jalan yang diperbaiki tersebut bukan hanya melayani satu wilayah tertentu, melainkan merupakan akses strategis yang digunakan masyarakat di Kecamatan Hewokloang, Kecamatan Bola, Kecamatan Doreng, dan Kecamatan Mapitara.
Jalan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga mobilitas masyarakat antarwilayah di Kabupaten Sikka.
"Jalan ini bukan hanya untuk satu desa atau satu kelompok masyarakat, tetapi merupakan akses penting bagi masyarakat Hewokloang, Bola, Doreng, dan Mapitara. Karena itu, kami merasa terpanggil untuk bersama-sama mencari solusi agar akses transportasi masyarakat dapat kembali normal," ujar Yosef Gervasius dan Cletus Beru.
Sementara itu, apresiasi juga datang dari para pengguna jalan yang setiap hari melintasi ruas tersebut. Mereka mengaku terbantu dengan inisiatif yang dilakukan kedua sanggar budaya karena akses transportasi yang sebelumnya terganggu akibat longsor kini kembali dapat dilalui dengan lebih aman dan lancar.
Para pengguna jalan menilai langkah yang diambil Sanggar Budaya Bliransina dan Sanggar Budaya Doka Tawa Tana merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kepentingan masyarakat luas. Mereka berharap semangat kebersamaan seperti ini dapat terus tumbuh dan menjadi contoh bagi berbagai elemen masyarakat lainnya.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan kedua sanggar budaya ini. Mereka tidak hanya menjaga budaya, tetapi juga hadir membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat. Berkat kepedulian dan kerja sama semua pihak, jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini kembali normal dan sangat membantu aktivitas masyarakat," ungkap sejumlah pengguna jalan.
Keberhasilan perbaikan jalan longsor tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya seperti gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan masih hidup dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Apa yang dilakukan Sanggar Budaya Bliransina dan Sanggar Budaya Doka Tawa Tana tidak hanya membuka kembali akses jalan yang sempat terganggu, tetapi juga memperkuat semangat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Sikka.
"Ketika masyarakat bersatu, tidak ada persoalan yang terlalu berat untuk diselesaikan. Gotong royong adalah kekuatan kita bersama," tutup Yosef Gervasius dan Cletus Beru.
Salam Budaya, Semangat Gotong Royong, Salam Swadaya. Bersama Kita Bisa.
