MANGGARAI TIMUR, NTT, 9 Juni 2026 – Di usia 13 bulan, Stefania Elzara Sindi seharusnya sedang menikmati masa-masa indah pertumbuhan bersama keluarga. Namun kenyataan berkata lain. Bayi perempuan asal Kampung Galong, Desa Watu Pari, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur itu kini tengah berjuang melawan hidrosefalus dan masih menanti uluran tangan para dermawan untuk mendapatkan pengobatan yang layak.
Sejak lahir pada 30 April 2025 di Puskesmas Mukun, Stefania diketahui mengalami pembengkakan pada bagian kepala akibat penumpukan cairan di otak. Kondisi tersebut terus berkembang dan membutuhkan penanganan medis khusus agar tidak menimbulkan dampak yang lebih serius terhadap tumbuh kembangnya.
Di tengah keterbatasan yang ada, kedua orang tua Stefania tetap berusaha memberikan perawatan terbaik bagi putri pertama mereka. Sang ayah, Stefanus Darjein Jemit, bekerja sebagai petani dengan penghasilan yang bergantung pada hasil kebun dan musim panen. Sementara ibunya, Dortiana Dese, setiap hari mendampingi dan merawat Stefania dengan penuh kasih sayang.
Namun perjuangan keluarga ini tidak mudah. Keterbatasan ekonomi membuat mereka belum mampu membawa Stefania ke fasilitas kesehatan yang memiliki layanan penanganan hidrosefalus secara memadai. Biaya perjalanan, kebutuhan hidup sehari-hari, serta keterbatasan informasi menjadi hambatan yang hingga kini masih mereka hadapi.
Dortiana mengaku hanya memiliki satu harapan besar, yakni melihat putrinya memperoleh kesempatan untuk menjalani pengobatan dan tumbuh sehat seperti anak-anak seusianya.
“Setiap hari saya berdoa agar ada jalan bagi anak saya. Saya ingin Stefania bisa sembuh, bermain, dan tumbuh seperti anak-anak lainnya. Kami hanya berharap ada orang-orang baik yang bersedia membantu perjuangan kami,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Menurut keluarga, kondisi Stefania membutuhkan perhatian medis lanjutan sesegera mungkin. Semakin cepat penanganan dilakukan, semakin besar peluang bagi Stefania untuk memperoleh kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.
Karena itu, keluarga membuka pintu bagi siapa saja yang tergerak untuk membantu, baik pemerintah, komunitas sosial, lembaga kemanusiaan, maupun para dermawan yang ingin menjadi bagian dari perjuangan Stefania.
Bagi sebagian orang, bantuan yang diberikan mungkin tampak sederhana. Namun bagi Stefania dan keluarganya, bantuan tersebut dapat menjadi harapan besar untuk memperoleh pengobatan yang dibutuhkan serta kesempatan menjalani masa kecil yang lebih baik.
Salurkan bantuan melalui:
BRI: 472501012915522
Atas Nama: LUSIA DIN
Konfirmasi dan Informasi:
Dortiana Dese: 0822-4578-0075
Mari bersama menghadirkan harapan bagi Stefania. Setiap doa, perhatian, dan bantuan yang diberikan dapat menjadi langkah berarti dalam membantu seorang bayi kecil yang sedang berjuang untuk tumbuh sehat dan meraih masa depannya. (Red)
