Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Diskusi Bersama Ahli Pariwisata Bali, Simson Polin Bahas Masa Depan Rote Ndao

Sabtu, 30 Mei 2026 | Mei 30, 2026 WIB Last Updated 2026-05-30T06:34:20Z

 


Kupang, NTT, 29 Mei 2026 — Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Simson Polin, mengikuti diskusi strategis bersama Ahli Pariwisata dari Bali, Arief Martha Rahadyan, B.Sc., M.Sc., guna membahas masa depan pembangunan sektor pariwisata Kabupaten Rote Ndao.


Diskusi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Polin-Dethan, serta mantan Wakil Bupati Sabu Raijua periode 2021–2025, Yohanis Uly Kale.


Arief Martha Rahadyan diketahui merupakan Direktur Bali Russia Language Institute (BRLI) Universitas Mahendradatta Denpasar, Bali, yang selama ini aktif mendorong pengembangan sektor pariwisata dan sumber daya manusia.


Dalam kesempatan tersebut, Simson Polin menyampaikan sejumlah gagasan strategis untuk mempercepat kemajuan sektor pariwisata Rote Ndao agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


Salah satu usulan utama yang disampaikan yakni pembukaan penerbangan langsung atau direct flight dari Bali menuju Rote Ndao guna mempermudah akses wisatawan domestik maupun mancanegara.


Menurut Simson Polin, konektivitas transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata daerah.


“Kalau akses penerbangan terbuka lebih luas, maka peluang wisatawan datang ke Rote Ndao juga semakin besar,” ujarnya.


Selain itu, Simson Polin juga mengusulkan penyelenggaraan “Rote World Carnaval” sebagai event budaya dan pariwisata internasional yang menampilkan kekayaan budaya khas Rote Ndao.


Event tersebut direncanakan menghadirkan berbagai atraksi budaya seperti tarian daerah, pakaian adat Rote, makanan khas daerah, pertunjukan Kuda Hus, hingga pacuan kuda tradisional.


Menurutnya, kegiatan seperti itu dapat menjadi magnet wisata baru sekaligus memperkenalkan budaya Rote Ndao ke tingkat dunia.


Tidak hanya fokus pada promosi budaya, Simson Polin juga mendorong keterlibatan investor lokal maupun investor internasional untuk membangun sektor pariwisata di Rote Ndao.


Ia berharap pembangunan hotel, destinasi wisata, ekonomi kreatif, hingga infrastruktur penunjang pariwisata dapat terus berkembang dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.


“Rote Ndao memiliki potensi wisata yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita membangun kolaborasi dan membuka peluang investasi yang sehat untuk daerah,” katanya.


Sementara itu, diskusi tersebut juga membahas berbagai strategi pengembangan pariwisata berbasis budaya dan ekonomi masyarakat lokal agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.


Para peserta diskusi berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, pelaku pariwisata, dan investor dapat menjadi langkah awal membangun Rote Ndao sebagai destinasi unggulan di Indonesia Timur.


Diskusi berlangsung hangat dan penuh gagasan membangun demi masa depan pariwisata Rote Ndao yang lebih maju dan mendunia.

✒️: kl