Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Langkah Strategis Undana! Internet Kampus Diperkuat Lewat Kerja Sama JLM

Selasa, 05 Mei 2026 | Mei 05, 2026 WIB Last Updated 2026-05-05T06:30:58Z

 


KUPANG, NTT  — Universitas Nusa Cendana (Undana) mengambil langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur digital kampus dengan menjalin kerja sama layanan internet bersama PT Jala Lintas Media (JLM). Melalui pemanfaatan sistem e-katalog Inaproc, Undana menargetkan peningkatan stabilitas dan kualitas konektivitas bagi seluruh civitas akademika sebagai bagian dari percepatan transformasi digital.


Dalam pertemuan daring yang digelar Kamis (30/4/2026), kedua pihak memfokuskan pembahasan pada finalisasi dokumen administrasi layanan internet berbasis e-katalog. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan proses pengadaan berjalan transparan, efisien, dan sesuai regulasi nasional.


Kerja sama ini juga menjadi bagian dari strategi Undana dalam mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU-6), khususnya melalui penguatan kemitraan dengan industri teknologi komunikasi.


Pembahasan utama dalam rapat tersebut adalah penyelarasan dokumen Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) yang terintegrasi dalam sistem e-katalog nasional. Perwakilan Tim Legal JLM, Johan, menjelaskan bahwa proses peninjauan dokumen saat ini tengah berlangsung intensif.


“Kami menggunakan fitur track changes untuk mempermudah sinkronisasi draf Memorandum of Understanding (MoU), sehingga setiap perubahan dapat dipantau secara transparan oleh kedua belah pihak,” ungkapnya.


Dengan skema e-katalog ini, layanan internet di Undana akan memiliki payung hukum yang jelas melalui dokumen SSUK dan SSKK, sehingga tidak lagi memerlukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tambahan untuk layanan internet. Proses administrasi pun dapat langsung berjalan melalui surat pesanan yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).


Meski proses layanan internet dipermudah, Undana tetap menekankan pentingnya kelengkapan administrasi sebagai bagian dari standar institusi. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Undana, Yefry C. Adoe, S.E., M.AP., menegaskan bahwa kerja sama ini tetap akan dipayungi oleh empat dokumen utama.


“Kami membutuhkan MoU sebagai payung besar institusi, PKS sebagai landasan teknis, Implementation Arrangement (IA), serta dokumen pendukung lainnya agar kerja sama ini tercatat secara resmi dalam portofolio universitas,” jelasnya.


Di sisi lain, JLM juga melakukan penyesuaian ruang lingkup kerja sama agar lebih fokus pada penyediaan jaringan komunikasi, sehingga implementasi di lapangan menjadi lebih efektif dan terarah.


Selain layanan internet berbasis e-katalog, Undana dan JLM juga tengah menyiapkan kerja sama lanjutan untuk pembangunan jaringan fiber optik. Proses ini berjalan paralel agar pengembangan infrastruktur fisik dapat segera direalisasikan.


Staf Kerja Sama Undana yang dikoordinasikan oleh John Ello, ST menargetkan seluruh proses administrasi rampung dalam waktu dekat. Jika sesuai jadwal, pihak JLM dijadwalkan melakukan kunjungan ke Kupang pada minggu kedua Mei untuk penandatanganan MoU di Gedung Rektorat Undana.


Melalui langkah strategis ini, Undana optimistis dapat menghadirkan ekosistem digital kampus yang lebih kuat, mendukung kegiatan akademik, serta mempercepat transformasi pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur.

✒️: Ollien Manggol/ kl