Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

“TIDAK BOLEH ADA WARGA MENINGGAL KARENA ADMINISTRASI!” — WamenPAN-RB Puji Terobosan Wali Kota Kupang

Selasa, 12 Mei 2026 | Mei 12, 2026 WIB Last Updated 2026-05-12T11:24:08Z

 


Kota Kupang, NTT Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB), Komjen Pol. (Purn) Purwadi Arianto, memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai terobosan pelayanan publik Pemerintah Kota Kupang, khususnya program Dana Gawat Darurat kesehatan yang digagas Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.


Dalam kunjungannya ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang, Selasa (12/05/2026), WamenPAN-RB menilai program tersebut sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menyelamatkan masyarakat kecil yang mengalami kondisi darurat kesehatan namun terkendala administrasi.


“Tidak boleh lagi ada nyawa hilang hanya karena urusan administrasi,” tegas Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo saat memaparkan program Dana Gawat Darurat kesehatan senilai Rp3 miliar per tahun bagi warga kurang mampu yang tidak memiliki BPJS aktif maupun identitas administrasi.


Program tersebut langsung mendapat apresiasi dari WamenPAN-RB Purwadi Arianto yang menilai langkah Pemerintah Kota Kupang mencerminkan pelayanan publik yang humanis dan berpihak kepada rakyat kecil.


Menurutnya, berbagai inovasi yang dijalankan Pemerintah Kota Kupang menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam menyelesaikan persoalan masyarakat secara cepat dan langsung.


“Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah diperoleh dari ketulusan melayani dan kecepatan respon,” ujar Purwadi Arianto.


Selain program Dana Gawat Darurat kesehatan, Wali Kota Kupang juga memaparkan sejumlah inovasi pelayanan publik lainnya, baik di lingkup MPP maupun di luar MPP.


Di antaranya layanan MPP keliling di Car Free Day dan pusat UMKM Saboak, aplikasi Sodamolek 2.0 untuk pemantauan inflasi, hingga pengembangan Command Center sebagai pusat pengaduan masyarakat yang terintegrasi.


Di bidang lingkungan, Pemerintah Kota Kupang juga menyusun roadmap pengelolaan sampah melalui pengaturan jam buang dan jam angkut sampah serta pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di enam kecamatan.


Selain itu, Pemkot Kupang menjalankan program pemerataan pembangunan berbasis kelurahan melalui alokasi program Rp500 juta per kelurahan, penyediaan liang lahat gratis bagi masyarakat kurang mampu, hingga program mobil pengantin gratis dengan memanfaatkan kendaraan dinas yang sebelumnya tidak terpakai.


Atas berbagai inovasi tersebut, Pemerintah Kota Kupang berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Indeks Pelayanan Publik kategori A, penghargaan TP2DD terbaik wilayah Nusa Tenggara, Maluku dan Papua, penghargaan UHC Awards, hingga penghargaan kategori puncak dari Metro TV sebagai salah satu daerah terbaik di Indonesia berdasarkan indikator pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.


WamenPAN-RB juga memuji langkah Pemerintah Kota Kupang dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah diakses melalui konsep layanan terintegrasi di Mall Pelayanan Publik, pelayanan jemput bola di Car Free Day, layanan keliling, hingga pengembangan Command Center.


Menurutnya, inovasi sederhana seperti mobil pengantin gratis pun memiliki dampak sosial besar karena menyentuh langsung kualitas hidup masyarakat kecil.


Dalam arahannya, Purwadi Arianto mengingatkan seluruh aparatur pemerintah bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Masyarakat datang membawa masalah, sehingga pemerintah harus hadir memberi solusi,” tegasnya.


Usai memberikan arahan, WamenPAN-RB bersama Wali Kota Kupang dan rombongan meninjau langsung pelayanan di Mall Pelayanan Publik Kota Kupang dan RSUD S.K. Lerik untuk melihat implementasi berbagai inovasi pelayanan publik yang telah dijalankan Pemerintah Kota Kupang.

✒️: kl