ROTE NDAO, NTT – Generasi penerus harus tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berprestasi, dan memiliki karakter yang kuat. Pesan itulah yang disampaikan Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Polin Dethan, saat menghadiri kegiatan Bible Camp Sarfat Namodale di Kecamatan Rote Tengah, Klasis Rote Selatan–Rote Tengah.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi Ketua DPD PSI Rote Ndao yang juga Anggota DPRD Provinsi NTT, Simson Polin, serta Ketua DPC PSI Rote Tengah, Apris Paulus Polin. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ketua Majelis Jemaat Sarfat Namodale, Pdt. Elvi Y.Y. Mafo-Tulle, S.Th, bersama para presbiter, orang tua, dan seluruh peserta Bible Camp.
Di hadapan puluhan peserta, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Polin Dethan mengingatkan pentingnya membangun kehidupan yang berlandaskan iman kepada Tuhan, menghormati orang tua, serta tekun menuntut ilmu.
Menurutnya, keberhasilan seseorang di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh karakter, disiplin, dan kedekatan dengan Tuhan.
"Anak-anak harus rajin beribadah, menghormati orang tua, dan rajin belajar. Kalian adalah generasi yang akan memimpin daerah ini di masa yang akan datang," ujarnya.
Pesan tersebut mendapat sambutan positif dari peserta Bible Camp yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Pada kesempatan yang sama, Simson Polin memberikan motivasi kepada para peserta agar memiliki impian besar dan berani memperjuangkannya.
Ia mengatakan setiap anak memiliki kesempatan untuk meraih cita-cita sesuai dengan kemampuan dan kerja keras masing-masing.
"Ada yang bercita-cita menjadi tentara, dokter, guru, polisi, maupun profesi lainnya. Jangan pernah takut bermimpi besar karena masa depan ada di tangan kalian sendiri," kata Simson Polin.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa segala usaha harus disertai dengan doa dan pengharapan kepada Tuhan Yesus Kristus.
"Selalu mengandalkan Tuhan Yesus dalam setiap langkah kehidupan. Dengan iman yang kuat, Tuhan akan menuntun kalian meraih masa depan yang baik," tambahnya.
Simson Polin menegaskan bahwa anak-anak yang saat ini mengikuti Bible Camp merupakan generasi penerus yang kelak akan melanjutkan kepemimpinan di gereja, masyarakat, maupun pemerintahan.
Karena itu, pembinaan iman melalui kegiatan seperti Bible Camp menjadi sangat penting dalam membentuk karakter, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan sejak usia dini.
Menurutnya, investasi terbesar sebuah daerah bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan takut akan Tuhan.
Sebagai bentuk kepedulian kepada peserta Bible Camp, Wakil Bupati Rote Ndao turut membagikan susu dan sejumlah hadiah kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut.
Momen itu berlangsung penuh sukacita. Para peserta terlihat antusias menerima bingkisan dan berinteraksi langsung dengan para tamu yang hadir.
Kegiatan Bible Camp Sarfat Namodale diharapkan menjadi wadah pembinaan rohani yang mampu melahirkan generasi muda yang beriman, berprestasi, serta siap menjadi pemimpin masa depan bagi Gereja dan Kabupaten Rote Ndao.
✒️: kl
