Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Patung Kuda Gerek Jadi Panggung Aspirasi, GMNI Sikka Tagih Realisasi 10 Janji Politik

Sabtu, 20 Juni 2026 | Juni 20, 2026 WIB Last Updated 2026-06-20T05:08:30Z

 


Maumere, NTT – Patung Kuda Gerek di Kota Maumere akan menjadi panggung aspirasi rakyat pada Sabtu (20/6/2026) sore. Melalui Aksi Mimbar Bebas Rakyat, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Sikka mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan menagih realisasi 10 janji politik Bupati dan Wakil Bupati Sikka yang dinilai menjadi harapan besar masyarakat.


Aksi yang dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WITA tersebut mengusung tema “Tagih 10 Janji Bupati dan Wakil Bupati Sikka” dengan slogan “Rakyat Menagih, Pemimpin Menepati.” Kegiatan ini dirancang sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mengevaluasi sejauh mana komitmen politik yang pernah disampaikan kepada rakyat telah diwujudkan dalam program nyata.


Melalui seruan aksi yang telah beredar luas, GMNI Sikka mengundang seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sikka untuk hadir dan mengambil bagian dalam forum demokrasi tersebut. Organisasi mahasiswa itu menegaskan bahwa janji politik bukan sekadar alat kampanye untuk memperoleh dukungan saat pemilihan, melainkan komitmen yang harus diwujudkan melalui kebijakan dan program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


Dalam Mimbar Bebas Rakyat itu, GMNI Sikka akan menyoroti sepuluh program prioritas yang selama ini menjadi harapan masyarakat. Program-program tersebut meliputi penyediaan rumah siap huni bagi warga, peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda, penguatan UMKM dan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, peningkatan mutu pendidikan, pembangunan infrastruktur yang berkeadilan, tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, serta perlindungan dan pemberdayaan masyarakat kecil.


Menurut GMNI, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui perkembangan dan capaian dari berbagai janji yang telah disampaikan kepada publik. Karena itu, Mimbar Bebas Rakyat menjadi salah satu bentuk kontrol sosial yang sah dalam sistem demokrasi sekaligus wadah untuk menyampaikan kritik, masukan, dan harapan masyarakat terhadap jalannya pemerintahan.


Selain menyoroti realisasi program pembangunan, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi di Kabupaten Sikka. Berbagai isu yang berkaitan dengan pelayanan publik, ekonomi rakyat, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur diperkirakan akan menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut.


GMNI Sikka menegaskan bahwa kegiatan ini dilandasi semangat “Berani, Peduli, Mengabdi” sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mengawal jalannya pemerintahan dan memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.


Aksi Mimbar Bebas Rakyat yang akan berlangsung di Patung Kuda Gerek diperkirakan menjadi perhatian publik karena mengangkat isu yang berkaitan langsung dengan janji-janji politik yang selama ini dinantikan realisasinya oleh masyarakat Kabupaten Sikka.


Sore ini, Patung Kuda Gerek tidak hanya menjadi salah satu ikon Kota Maumere. Tempat itu akan menjadi ruang demokrasi terbuka, tempat rakyat menyuarakan aspirasi, menagih janji politik, dan berharap hadirnya jawaban nyata dari para pemimpin yang telah mereka pilih untuk memimpin Kabupaten Sikka.

✒️: Albert Cakramento