![]() |
ROTE NDAO, NTT – Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, terus membuka peluang investasi strategis guna mempercepat pembangunan daerah. Pada Jumat (19/6/2026), Bupati menerima kunjungan salah satu investor asal China yang bergerak di bidang kelistrikan berbasis energi surya (solar panel) dan pengembangan jaringan energi untuk melakukan survei potensi di Kabupaten Rote Ndao.
Kunjungan investor tersebut menjadi agenda penting di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mendorong pengembangan energi baru terbarukan (EBT), terutama untuk menjawab kebutuhan energi di wilayah kepulauan yang termasuk kategori daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Investor asal China itu datang bersama Wim Tangkalisan sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang sebelumnya telah dilakukan di Jakarta pada 2 April 2026. Kedatangan mereka bertujuan melihat langsung kondisi lapangan serta memetakan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Rote Ndao dalam pengembangan energi surya dan infrastruktur pendukung lainnya.
Menurut Bupati Paulus Henuk, pengembangan energi baru terbarukan merupakan salah satu kebutuhan penting yang harus dipersiapkan sejak sekarang. Sebagai daerah kepulauan yang memiliki potensi sinar matahari melimpah sepanjang tahun, Rote Ndao dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi kawasan pengembangan energi surya di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Kehadiran investor yang tertarik mengembangkan energi terbarukan menjadi peluang yang sangat baik bagi daerah. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao tentu menyambut baik setiap investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujar Paulus Henuk.
Selain membahas investasi energi surya, Bupati juga menjalani sejumlah agenda strategis lainnya. Pada pagi hari, ia menerima tim dari PT Nindya Karya bersama Dinas Perikanan Kabupaten Rote Ndao untuk membahas perkembangan pembangunan K-SIGN.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspek teknis pelaksanaan pekerjaan dibahas secara rinci guna memastikan proyek dapat berjalan sesuai perencanaan. Pemerintah daerah berharap koordinasi yang baik antara pelaksana proyek, perangkat daerah, dan seluruh pihak terkait dapat mempercepat penyelesaian pekerjaan serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Selanjutnya, Bupati mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait persoalan lahan dan kompensasi bersama masyarakat serta pihak-pihak terkait. Dalam forum tersebut, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta harapan yang berkaitan dengan proses penyelesaian persoalan lahan.
Paulus Henuk menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao tetap mengedepankan prinsip keterbukaan, musyawarah, dan keadilan dalam setiap penyelesaian masalah yang menyangkut hak-hak masyarakat.
“Kami ingin setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog yang baik sehingga menghasilkan solusi yang adil bagi semua pihak,” katanya.
Sementara itu, terkait rencana investasi energi surya, pemerintah daerah berharap survei yang dilakukan investor dapat menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret di masa mendatang. Jika terealisasi, investasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan energi, memperkuat infrastruktur daerah, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Pengembangan energi baru terbarukan juga dinilai sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang sedang didorong Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Selain ramah lingkungan, energi surya dianggap mampu menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat di wilayah kepulauan.
Melalui berbagai agenda pembangunan, penyelesaian persoalan masyarakat, dan penjajakan investasi yang dilakukan sepanjang hari, Bupati Paulus Henuk menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan kemajuan bagi Kabupaten Rote Ndao melalui kolaborasi, inovasi, dan keterbukaan terhadap investasi yang produktif.
✒️: kl
