Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Reses di Oelunggu, Simson Polin Perjuangkan Aspal Jalan, Sumur Bor dan Listrik untuk Petani

Selasa, 30 Juni 2026 | Juni 30, 2026 WIB Last Updated 2026-06-29T23:09:33Z

 



Rote Ndao, NTT, 29 Juni 2026– Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Simson Polin, terus menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses. Dalam kunjungannya di Desa Oelunggu, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Simson menerima berbagai usulan prioritas warga, mulai dari pembangunan jalan desa, penyediaan sumur bor untuk pertanian, hingga perbaikan jaringan listrik dan fasilitas bagi kelompok tani serta pemuda.


Reses yang berlangsung penuh keakraban itu menjadi ruang dialog antara masyarakat dengan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi.


Salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah kondisi jalan Desa Oelunggu yang hingga kini belum pernah mendapatkan pembangunan aspal. Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan perhatian karena jalan tersebut merupakan akses utama yang menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan masyarakat.


Menanggapi hal itu, Simson Polin berkomitmen memperjuangkan pembangunan jalan tersebut agar dapat masuk dalam program pemerintah sesuai kewenangan yang ada.


Selain persoalan infrastruktur jalan, sektor pertanian juga menjadi perhatian utama warga. Para petani mengusulkan pembangunan sumur bor untuk mendukung areal persawahan seluas sekitar 70 hektare.


Selama ini, lahan pertanian tersebut hanya dapat ditanami satu kali dalam setahun karena sepenuhnya bergantung pada musim hujan. Warga meyakini, apabila tersedia sumur bor sebagai sumber air irigasi, maka lahan tersebut dapat ditanami hingga dua kali dalam setahun, sehingga produksi pertanian dan pendapatan petani dapat meningkat.


Menanggapi usulan tersebut, Simson Polin mengaku langsung berkoordinasi dan mengusulkan program tersebut kepada Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BBWS NT II).


"Program ini sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. Saya sudah mengusulkannya ke BBWS Nusa Tenggara II. Selanjutnya masyarakat diminta segera menyiapkan proposal sebagai syarat administrasi agar dapat diproses sesuai ketentuan," ujar Simson.


Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah kondisi jaringan listrik milik PLN yang dinilai membahayakan keselamatan warga. Masyarakat mengeluhkan kabel listrik yang menggantung terlalu rendah, bahkan diperkirakan hanya sekitar 50 sentimeter dari permukaan tanah di beberapa titik.


Warga meminta agar PLN segera melakukan penyesuaian atau pengencangan kabel demi menghindari risiko kecelakaan, terutama bagi anak-anak yang setiap hari beraktivitas di sekitar lokasi tersebut.


Kelompok tani juga mengusulkan bantuan dua unit meteran listrik berdaya 1.300 VA untuk mendukung pengoperasian pompa air dalam penyiraman tanaman sayur dan hortikultura.


Menanggapi permintaan tersebut, Simson Polin menyatakan kesiapannya membantu pengadaan kedua meteran listrik tersebut menggunakan dana pribadi.


"Saya siap membantu pengadaan dua unit meteran listrik 1.300 VA untuk kelompok tani agar mereka bisa memanfaatkan pompa air dalam mendukung usaha pertanian dan hortikultura," tegasnya.


Tidak hanya sektor pertanian, para pemuda Desa Oelunggu juga menyampaikan aspirasi berupa bantuan bola voli, net voli, serta dua unit lampu jalan yang akan dipasang di sekitar Pustu dan persimpangan jalan desa guna meningkatkan keamanan dan mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari.


Simson Polin menyambut baik seluruh aspirasi tersebut dan menegaskan akan memperjuangkannya sesuai kewenangan, baik melalui Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Pemerintah Provinsi NTT, maupun instansi teknis terkait.


Menurutnya, kegiatan reses merupakan momentum penting untuk memastikan setiap kebutuhan masyarakat dapat didengar dan diperjuangkan melalui jalur pemerintahan.


"Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan saya kawal. Mana yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten, provinsi maupun pemerintah pusat akan saya perjuangkan agar dapat direalisasikan secara bertahap. Saya ingin kehadiran wakil rakyat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkas Simson Polin.