KUPANG, NTT – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMK Negeri 6 Kupang mulai dibuka pada Rabu, 24 Juni 2026. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Bahkan, pada hari pertama pendaftaran, sejumlah kuota pada jalur tertentu langsung terisi penuh.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 6 Kupang, Oktavianus Saudale, S.Pd, mengatakan proses pendaftaran berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juni 2026, menggunakan sistem online yang telah ditetapkan pemerintah.
"Hari ini hari pertama. Pendaftaran berlangsung dari tanggal 24 sampai 26 Juni. Sistemnya online dan setiap hari dibagi dalam dua sesi, yaitu pukul 08.00–11.00 WITA dan pukul 13.00–16.00 WITA," ujar Oktavianus kepada News-Daring.com, Rabu (24/6/2026).
SMKN 6 Kupang membuka 10 rombongan belajar (rombel) untuk tahun ajaran baru. Kesepuluh rombel tersebut tersebar pada lima program keahlian, masing-masing dua kelas.
"Karena ada lima program keahlian, maka masing-masing program mendapatkan dua rombel. Total yang kami buka ada 10 rombel," jelasnya.
Menurut Oktavianus, lima program keahlian yang dibuka tahun ini adalah:
- Desain Komunikasi Visual (DKV)
- Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT)
- Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG)
- Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB)
- Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL)
Kelima jurusan tersebut selama ini selalu menjadi favorit calon peserta didik baru.
"Setiap tahun lima program keahlian ini selalu penuh. Tahun ini bahkan lebih cepat. Pada sesi pertama hari pertama saja beberapa kuota jalur tertentu langsung habis," ungkapnya.
Oktavianus menjelaskan, pembagian pendaftaran ke dalam beberapa sesi dilakukan untuk memberikan kesempatan yang lebih merata kepada masyarakat.
Menurutnya, pada tahun-tahun sebelumnya banyak orang tua yang kesulitan mengakses sistem pendaftaran online karena keterbatasan perangkat maupun kemampuan menggunakan aplikasi.
"Dulu sistem dibuka bebas sehingga dalam hitungan jam kuota langsung penuh. Banyak orang tua yang terlambat mendapatkan informasi atau mengalami kesulitan menggunakan aplikasi. Karena itu sekarang dibagi per sesi supaya lebih adil," katanya.
Dalam satu sesi, jumlah kuota yang tersedia telah diatur langsung oleh sistem berdasarkan ketentuan Dinas Pendidikan.
Meski peminat diperkirakan akan melebihi daya tampung sekolah, Oktavianus menegaskan jumlah rombel yang dibuka tidak dapat ditambah karena telah dikunci dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
"Kalau kuota sudah terpenuhi, sistem otomatis terkunci. Tidak bisa ditambah lagi karena jumlah rombel sudah diatur sesuai ketentuan pemerintah dan terdaftar dalam Dapodik," tegasnya.
Ia optimistis seluruh kuota SMKN 6 Kupang akan terpenuhi sebelum masa pendaftaran berakhir.
"Kami yakin akan penuh. Hari pertama saja antusiasme masyarakat sangat tinggi," pungkasnya.
✒️: kl
