Maumere, NTT, 19 Juni 2026 –Di saat banyak Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) masih fokus mencari lahan dan merencanakan pembangunan gedung, KKMP Waioti justru mengambil langkah berbeda. Di bawah kepemimpinan Ketua Pengurus KKMP Waioti, Raden Agus Wijaya, koperasi ini membangun sistem pemberdayaan ekonomi berbasis sub gerai dengan merangkul pelaku UMKM yang telah menjadi anggota koperasi.
Terbaru, Kios Tata resmi bergabung sebagai Sub Gerai KKMP Waioti, melengkapi dua sub gerai yang telah lebih dahulu bergabung dalam jaringan usaha koperasi tersebut.
Menurut Raden Agus Wijaya, langkah ini diambil karena Kelurahan Waioti tidak memiliki lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan gedung koperasi.
"Kelurahan Waioti tidak memiliki lahan untuk membangun gedung. Karena itu, kami membuat terobosan dengan membuka sistem sub gerai melalui usaha-usaha UMKM masyarakat yang bergabung dalam KKMP. Tujuannya agar koperasi tetap berjalan, berkembang, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan anggota," jelas Raden Agus Wijaya.
Ia menegaskan bahwa koperasi tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan sarana. Sebaliknya, pengurus harus mampu mencari solusi agar roda organisasi dan kegiatan ekonomi anggota tetap bergerak.
Melalui sistem sub gerai, usaha-usaha milik anggota tetap berjalan secara mandiri namun terhubung dalam jaringan KKMP Waioti. Model ini dinilai lebih cepat, efektif, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dibanding harus menunggu pembangunan gedung yang membutuhkan waktu dan anggaran besar.
Salah satu anggota KKMP Waioti, Mama Anamaria, mengaku menyambut baik kebijakan tersebut karena memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang bersama koperasi.
"Kami sangat mengapresiasi terobosan KKMP Waioti. Kami merasa diberdayakan dan didukung untuk memajukan usaha kami. Koperasi hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi benar-benar membantu usaha masyarakat agar berkembang," ujarnya.
Dengan bergabungnya Kios Tata sebagai sub gerai ketiga, KKMP Waioti menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berinovasi. Melalui sistem sub gerai, koperasi terus bergerak, anggota semakin diberdayakan, dan ekonomi masyarakat perlahan diperkuat dari tingkat akar rumput.
"Tak punya lahan bukan alasan untuk berhenti. KKMP Waioti memilih membuka sistem sub gerai agar koperasi tetap hidup, anggota tetap bergerak, dan ekonomi rakyat terus bertumbuh."
