Kota Kupang, NTT– Ketua DPRD Kota Kupang Richard Odja menegaskan persiapan PON 2028 dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui pembagian tugas sesuai kewenangan masing-masing. Pemerintah Kota Kupang, kata dia, akan fokus menyiapkan seluruh infrastruktur, sarana, dan prasarana pendukung, sementara pembangunan venue pertandingan akan dikerjakan secara kolaboratif dengan Pemerintah Provinsi NTT.
Pernyataan tersebut disampaikan Richard Odja kepada awak media di Kupang, Selasa (7/7/2026).
Menurut Richard, penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 merupakan agenda nasional yang melibatkan Provinsi NTT dan NTB, sehingga seluruh persiapan tidak dapat dibebankan kepada Kota Kupang semata.
"Untuk PON kita kolaborasi dengan provinsi. Yang pasti Pemerintah Kota Kupang akan menyiapkan semua fasilitas pendukung yang menjadi hak dan kewenangannya Kota Kupang," ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan maupun penyiapan venue pertandingan akan dilakukan bersama Pemerintah Provinsi NTT karena pelaksanaan ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut mengusung nama PON NTT–NTB 2028.
"Kalau untuk venue nanti kita kolaborasi dengan provinsi. Karena judul besarnya PON NTT dan NTB, bukan PON Kota Kupang," katanya.
Richard mengatakan Kota Kupang memiliki peran sebagai daerah pendukung penyelenggaraan PON. Karena itu, pemerintah kota akan memastikan seluruh kebutuhan yang menjadi kewenangannya dapat dipenuhi secara maksimal.
"Kita sebagai stakeholder dan kota pendukung akan melaksanakan PON yang akan berlangsung pada 2028. Kita menyiapkan seluruh infrastruktur serta sarana dan prasarana yang menjadi kewenangan Kota Kupang," tegasnya.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah kabupaten/kota dengan Pemerintah Provinsi NTT menjadi faktor penting untuk menyukseskan penyelenggaraan PON 2028.
Selain menjadi ajang olahraga nasional, Richard berharap PON 2028 mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah, peningkatan sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi, serta promosi potensi Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional.
Menurutnya, sinergi seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar setiap tahapan persiapan dapat berjalan sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan.
"Yang paling penting adalah semua pihak bekerja sesuai tugas dan kewenangannya sehingga PON 2028 dapat berlangsung sukses dan membawa manfaat bagi masyarakat NTT, khususnya Kota Kupang," pungkas Richard Odja.
✒️: kl
