Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

LPDP 2026 Hapus Syarat TOEFL bagi Pemilik LoA, Undana Resmi Masuk Kampus Tujuan Industri Strategis

Minggu, 05 Juli 2026 | Juli 05, 2026 WIB Last Updated 2026-07-05T12:04:10Z

 



KUPANG, NTT – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI kembali menghadirkan perubahan penting dalam pelaksanaan seleksi Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026. Kebijakan terbaru tersebut dinilai menjadi angin segar bagi calon penerima beasiswa, khususnya dari wilayah timur Indonesia yang selama ini menghadapi berbagai kendala administratif.


Salah satu perubahan paling signifikan adalah dihapuskannya kewajiban melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing, seperti TOEFL atau IELTS, bagi pelamar yang telah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi yang memenuhi ketentuan LPDP.


Kebijakan tersebut disampaikan dalam Webinar Sosialisasi Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 dan menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mempercepat pengembangan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.


Kepala Divisi Rekrutmen dan Seleksi LPDP, Andar Ramona Sinaga, menjelaskan bahwa penyederhanaan persyaratan dilakukan agar proses seleksi lebih mudah diakses tanpa mengurangi kualitas calon penerima beasiswa.


Bagi pelamar yang belum memiliki LoA, persyaratan sertifikat bahasa asing masih diberlakukan. Namun LPDP kini memberikan alternatif yang lebih terjangkau melalui pengakuan sertifikat bahasa dari puluhan perguruan tinggi dalam negeri yang telah bekerja sama.


Di saat yang sama, Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang resmi masuk dalam daftar perguruan tinggi tujuan Beasiswa LPDP 2026 pada sektor industri strategis.


Undana memperoleh kepercayaan membuka dua program magister prioritas, yakni Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat yang mendukung sektor kesehatan nasional dan Magister Sains Veteriner yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.


Penetapan tersebut menjadi peluang besar bagi lulusan perguruan tinggi, khususnya di Nusa Tenggara Timur, untuk melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan daerah, sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan sektor strategis nasional.


Selain itu, Undana juga menjadi salah satu perguruan tinggi yang mendukung program afirmasi LPDP bagi masyarakat dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), masyarakat prasejahtera, serta penyandang disabilitas.


Seluruh tahapan seleksi Beasiswa LPDP 2026 akan dilakukan secara bertahap mulai dari seleksi administrasi, tes bakat skolastik hingga wawancara. Hasil akhir dijadwalkan diumumkan pada akhir November 2026, sementara perkuliahan diperkirakan dimulai pada Januari 2027.


Kebijakan baru ini diyakini akan memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah yang selama ini terkendala biaya tes bahasa asing maupun keterbatasan fasilitas persiapan. Dengan hadirnya Undana sebagai kampus tujuan LPDP sektor industri strategis, kesempatan mencetak sumber daya manusia unggul dari NTT semakin terbuka lebar untuk mendukung pembangunan kesehatan, ketahanan pangan, dan kemajuan Indonesia di masa mendatang.

✒️: kl