Kota Kupang, NTT, 26 Agustus 2026— Genap dua tahun menjalankan amanah sebagai wakil rakyat, Ahmad Talib menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Kupang, khususnya warga Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Raja dan Kota Lama.
Ahmad Talib juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat selama sisa masa jabatan. Ia mengaku terbuka terhadap kritik maupun masukan dari warga sebagai bagian dari evaluasi dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
“Atas nama pribadi saya menyampaikan banyak limpah terima kasih kepada Bapak/Ibu, basodara, keluarga dan seluruh sahabat dan teman-teman,” ujar Ahmad Talib.
Menurutnya, menjadi wakil rakyat merupakan amanat yang diberikan masyarakat. Karena itu, kepercayaan tersebut harus dijalankan dengan memperjuangkan kepentingan masyarakat serta mengawal program-program pemerintah yang berkaitan dengan kebutuhan warga.
“Menjadi wakil rakyat adalah amanat dari masyarakat agar bisa berjuang untuk kepentingan-kepentingan masyarakat,” katanya.
Ahmad Talib menyadari masih ada sejumlah harapan dan aspirasi masyarakat yang belum dapat direalisasikan selama dua tahun menjalankan tugas.
Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat aspirasi masyarakat yang belum terpenuhi.
“Mungkin ada yang belum bisa terealisasi atau harapan masyarakat yang belum bisa terpenuhi, maka mohon dimaafkan. Semoga sisa tiga tahun ini saya bisa berjuang untuk terus mengawal program-program pemerintah untuk masyarakat Kota Kupang,” ungkapnya.
Memasuki sisa tiga tahun masa pengabdian, Ahmad Talib menegaskan dirinya siap menerima kritik dan masukan dari masyarakat.
Baginya, kritik merupakan bagian penting dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat karena dapat menjadi bahan evaluasi terhadap berbagai hal yang selama ini telah dilakukan.
“Saya sebagai wakil rakyat sangat siap untuk dikritik atau menerima masukan dari masyarakat terkait hal-hal yang menjadi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Ia menilai seorang wakil rakyat tidak boleh menutup diri terhadap kritik. Sebaliknya, masukan dari masyarakat harus diterima sebagai bahan untuk memperbaiki kinerja dan memastikan perjuangan di lembaga legislatif tetap berpihak pada kepentingan warga.
“Kritikan adalah sebuah masukan yang harus kita terima sebagai wakil rakyat,” ujarnya.
Ahmad Talib juga menekankan pentingnya kejujuran dan keterbukaan kepada masyarakat.
Menurutnya, seorang wakil rakyat harus mampu menyampaikan secara jujur apa yang dapat diperjuangkan dan apa yang belum dapat dilakukan.
“Tentunya apa yang kita bisa lakukan, kita harus berkata jujur. Apa yang kita tidak bisa lakukan, kita juga harus terbuka kepada masyarakat,” katanya.
Ia berharap kepercayaan masyarakat dapat terus dijaga hingga akhir masa jabatan. Sisa tiga tahun ke depan akan dimanfaatkan untuk terus menyerap aspirasi, memperjuangkan kebutuhan masyarakat serta mengawal program pemerintah untuk kepentingan warga Kota Kupang, khususnya masyarakat Dapil Kota Raja dan Kota Lama.
✒️: kl
