Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Malam Ini Wuring Mengungsi, Dari Darat Hingga Laut PDIP Bergerak

Minggu, 16 Agustus 2026 | Agustus 16, 2026 WIB Last Updated 2026-08-16T14:53:17Z


Maumere, NTT, 16 Agustus 2026 — Ketika malam semakin larut, warga terdampak gempa belum sepenuhnya bisa memejamkan mata. Ketakutan terhadap gempa susulan membuat sejumlah warga memilih meninggalkan rumah dan mencari tempat yang dianggap lebih aman.


Malam ini, ratusan anak-anak dan ibu-ibu asal Wuring dievakuasi menggunakan kendaraan PDI Perjuangan menuju Posko Gempa PDIP di Jalan Wairklau, Maumere.


Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka, Fransiskus Roberto Diogo (Robi Idong), turun langsung menyambut kedatangan para pengungsi dan memastikan mereka mendapatkan tempat untuk bermalam.


Bagi warga yang datang dalam kondisi panik dan lelah, posko tersebut menjadi tempat untuk beristirahat sekaligus mendapatkan kebutuhan dasar.


Robi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mendukung para pengungsi.


“Di sini kami juga menyiapkan dapur umum dari Tim BAGUNA dan fasilitas lainnya seperti toilet dan air bersih,” ungkap Robi Idong.


Tim BAGUNA disiapkan untuk mengoperasikan dapur umum, sementara toilet dan air bersih tersedia bagi warga yang memilih bertahan di posko selama situasi belum sepenuhnya aman.


Gerakan kemanusiaan PDIP tidak berhenti di darat. Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati juga dipersiapkan membawa logistik dan peralatan medis untuk mendukung penanganan warga terdampak gempa.


Robi Idong mengungkapkan, kapal tersebut direncanakan akan menyinggahi Labuan Bajo dan Reo, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Maumere.


“Kapal akan menyinggahi Labuan Bajo, Reo dan selanjutnya ke Maumere pada hari Sabtu yang akan datang,” ungkap Robi.


Kehadiran RS Apung Laksamana Malahayati diharapkan dapat memperkuat dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah situasi pascagempa yang masih membutuhkan penanganan serius.


Sementara itu, suasana di Posko PDIP Jalan Wairklau malam ini masih dipenuhi aktivitas. Anak-anak dan ibu-ibu yang sebelumnya berada di tengah ketakutan kini mencoba beristirahat di tempat yang lebih aman.


Dari darat, kendaraan PDIP bergerak mengevakuasi warga. Dari laut, kapal rumah sakit apung disiapkan membawa bantuan medis dan logistik.


Malam ini wuring mencari tempat aman. besok, bantuan dari laut diharapkan menjangkau maumere. di tengah bencana, yang dibutuhkan warga bukan sekadar janji—tetapi kehadiran.

✒️: Albert Cakramento