Kupang, NTT— Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi PSI, Simson Polin, mengapresiasi Gubernur NTT Melki Laka Lena yang tetap menyempatkan diri mengikuti Rapat Paripurna DPRD NTT ke-84 meskipun sedang berada di Pulau Flores untuk memantau langsung kondisi masyarakat terdampak gempa, Selasa (18/8/2026).
Simson menilai kehadiran Gubernur melalui Zoom meeting menunjukkan komitmen Melki Laka Lena dalam menjalankan tugas pemerintahan, meskipun pada saat bersamaan harus fokus memantau penanganan bencana gempa di sejumlah wilayah Flores.
Menurut Simson, kehadiran Gubernur di tengah situasi bencana merupakan bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa agenda pemerintahan tetap berjalan.
“Kami mengapresiasi Bapak Gubernur yang dalam kesibukannya memantau gempa di Pulau Flores masih menyempatkan diri hadir dalam Rapat Paripurna ke-84, walaupun melalui Zoom meeting,” ujar Simson.
Simson menegaskan DPRD Provinsi NTT, khususnya Fraksi PSI, mendukung langkah-langkah Pemerintah Provinsi NTT dalam menangani dampak gempa di Pulau Flores.
Ia mengatakan penanganan bencana membutuhkan kerja bersama dan koordinasi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah pusat, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat.
“Dari Fraksi PSI, kami terus mendukung langkah-langkah pemerintah dalam menangani gempa yang terjadi di Pulau Flores,” tegasnya.
Simson menilai keputusan Gubernur untuk turun langsung ke lokasi terdampak merupakan langkah penting. Dengan berada di lapangan, pemerintah dapat melihat secara langsung kondisi masyarakat, termasuk kebutuhan para pengungsi.
Hal tersebut juga memungkinkan pemerintah mengambil langkah penanganan berdasarkan kondisi nyata di lapangan, bukan hanya mengandalkan laporan administratif.
Di tengah kesibukan memantau gempa Flores, Gubernur Melki Laka Lena tetap mengikuti Rapat Paripurna DPRD NTT ke-84 yang mengagendakan penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Gubernur mengikuti rapat secara virtual karena tidak dapat hadir secara langsung di ruang sidang DPRD NTT.
Sebelumnya, Melki menjelaskan bahwa dirinya masih menjalankan agenda pemantauan bencana di Flores. Ia bersama jajaran pemerintah mendatangi sejumlah lokasi pengungsian dan bertemu langsung dengan masyarakat terdampak.
Salah satu lokasi yang dikunjungi bahkan menampung sekitar 1.500 pengungsi. Di lokasi tersebut, Gubernur mendengarkan secara langsung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Pemerintah Provinsi NTT juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten dalam memastikan penanganan masyarakat terdampak gempa berjalan.
Simson menegaskan, DPRD NTT siap memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menghadapi situasi bencana.
Menurutnya, penanganan gempa tidak hanya membutuhkan bantuan darurat, tetapi juga koordinasi berkelanjutan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama masa pemulihan.
“Kita semua harus memberikan dukungan agar masyarakat yang terdampak gempa bisa mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat,” katanya.
Ia berharap sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi NTT terus diperkuat, terutama dalam menghadapi situasi bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Flores.
Simson juga mengajak seluruh pihak untuk tidak berhenti memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak dan memastikan pemerintah hadir secara nyata di tengah kondisi sulit yang sedang mereka hadapi.
Apresiasi tersebut menjadi bagian dari dukungan DPRD NTT terhadap langkah Gubernur Melki Laka Lena yang memilih tetap menjalankan agenda pemerintahan sekaligus turun langsung memantau penanganan gempa di Flores.
✒️: kl
