Rote Ndao, NTT— Setelah hampir tujuh tahun vakum, olahraga grasstrack kembali bergema di Kabupaten Rote Ndao. Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan secara resmi melepas para pembalap Grasstrack Bupati Rote Ndao Cup I di Sirkuit Mandala, Jumat (2/10/2026), menandai kebangkitan kembali kompetisi otomotif sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengejar prestasi.
Pengibaran bendera start oleh Apremoi menjadi penanda dimulainya perlombaan yang diikuti para pembalap dari berbagai kalangan. Raungan mesin dan aksi para crosser yang melesat di lintasan berdebu menghadirkan tontonan yang memacu adrenalin sekaligus membangkitkan kembali atmosfer balap di Rote Ndao.
Dalam sambutannya, Apremoi menyampaikan apresiasi kepada Sasando Motor Rote Club (SMRC) sebagai penyelenggara yang telah menginisiasi kembali kompetisi grasstrack di Kabupaten Rote Ndao.
Menurutnya, penyelenggaraan Grasstrack Bupati Rote Ndao Cup I bukan sekadar menghadirkan ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangkitkan semangat olahraga otomotif dan mengembangkan potensi generasi muda.
“Perlu masyarakat Rote Ndao tahu bahwa kurang lebih tujuh tahun tidak ada lagi kegiatan grasstrack seperti ini,” ujar Apremoi.
Ia menjelaskan, sejak dipercayakan sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI), upaya membangun kembali geliat olahraga otomotif di Rote Ndao mulai dilakukan secara bertahap.
Pada 2025, kegiatan drag bike telah diselenggarakan. Tahun ini, Grasstrack Bupati Rote Ndao Cup I kembali digelar di Sirkuit Mandala sebagai bagian dari upaya menghidupkan olahraga otomotif di daerah tersebut.
Apremoi berharap penyelenggaraan grasstrack tidak berhenti pada tahun pertama, tetapi dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memberikan kesempatan kepada pembalap lokal untuk mengasah kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, dan meraih prestasi.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Rote Ndao untuk memberikan dukungan agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi daerah.
“Mohon dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Rote Ndao untuk sama-sama menyukseskan event ini. Karena grasstrack ini tidak semata-mata menjadi arena untuk menentukan siapa yang tercepat di lintasan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Apremoi menegaskan bahwa Grasstrack Bupati Rote Ndao Cup I memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar menentukan pemenang di lintasan. Menurutnya, ajang ini dapat menjadi wadah pembinaan bakat, pengembangan prestasi, serta penanaman nilai sportivitas bagi generasi muda.
“Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk mengembangkan bakat serta prestasi generasi muda, menumbuhkan sportivitas serta menggerakkan sektor ekonomi, olahraga, dan pariwisata di Kabupaten Rote Ndao,” tambahnya.
Penyelenggaraan kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi melalui keterlibatan pelaku usaha lokal, sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Rote Ndao kepada masyarakat dan komunitas otomotif dari luar daerah.
Kembalinya kompetisi grasstrack setelah hampir tujuh tahun menjadi momentum bagi pemerintah daerah, komunitas otomotif, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem olahraga otomotif yang berkelanjutan.
Melalui Grasstrack Bupati Rote Ndao Cup I, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat, mengukir prestasi, dan membawa nama Kabupaten Rote Ndao ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi.
✒️: kl
