Kupang, NTT, 9 Agustus 2026 – Anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi PSI, Simson Polin, ditahbiskan sebagai salah satu pemimpin pelayanan dalam rangka Ibadah Penyegaran Iman (IPI) Akbar Persekutuan Doa se-Klasis Kupang Barat Tahun 2026.
Pentahbisan tersebut berlangsung di Gereja GMIT Faut, Uf Tapak, Batakte, Kupang Barat, Minggu (9/8/2026). Simson Polin ditahbiskan sebagai Ketua Tim Pelayanan (Timpel) untuk mendukung pelaksanaan IPI Akbar yang direncanakan berlangsung pada November 2026 mendatang.
Kegiatan IPI Akbar tersebut akan melibatkan sekitar 40 gereja GMIT di wilayah Klasis Kupang Barat dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 5.000 hingga 10.000 jemaat.
Dalam proses pentahbisan tersebut, sebanyak 30 orang ditetapkan sebagai Tim Pelayanan. Mereka berasal dari berbagai unsur pelayanan gereja, mulai dari tokoh pemuda, kaum bapak, penatua hingga pendeta.
Selain ditetapkan sebagai Ketua Tim Pelayanan, Simson Polin juga dipercaya sebagai Ketua Panitia IPI Akbar Persekutuan Doa se-Klasis Kupang Barat Tahun 2026.
Struktur kepanitiaan yang telah ditetapkan antara lain:
- Ketua Panitia: Pnt. Simson Polin
- Wakil Ketua: Pdt. Mecky Asbanu, KMJ Elroi Oteba
- Sekretaris: Neflin R.G. Sede, S.Pd.
- Bendahara: Pnt. Ferderika Bani-Baun
- Koordinator Usaha Dana: Pdt. Lukas Y. Bana, S.Th., KMJ Pondok Pengharapan Oeana
- Koordinator Acara: Deni Laiskodat
Sementara itu, dalam struktur pelayanan Klasis Kupang Barat, Wakil Ketua Klasis Kupang Barat Pdt. Netty S. Fanggidae-Dubu, S.Si.Teol., M.Si., turut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Untuk bidang Persekutuan Doa, Ketua UPP Persekutuan Doa dijabat Pdt. M. Kristin Messakh, S.Si.Teol., KMJ Via Dolorosa Nefo.
IPI Akbar Persekutuan Doa se-Klasis Kupang Barat diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persekutuan jemaat dari berbagai gereja GMIT sekaligus menjadi ruang bersama untuk melakukan penyegaran iman.
Dengan keterlibatan puluhan gereja dan ribuan jemaat, kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 tersebut diharapkan dapat berjalan dengan baik melalui kolaborasi para pendeta, penatua, pemuda, kaum bapak serta seluruh unsur jemaat.
✒️: kl
