Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Wali Kota Kupang Launching Penyaluran Bantuan Pangan Juli–September 2026, 5.562 Warga Kelapa Lima Jadi Penerima

Selasa, 18 Agustus 2026 | Agustus 18, 2026 WIB Last Updated 2026-08-18T05:10:12Z


Kota Kupang, NTT— Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo melaunching penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Juli–September 2026 di Kantor Camat Kelapa Lima, Kota Kupang, Selasa (18/8/2026).


Penyaluran bantuan pangan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memastikan warga yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan.


Dalam sambutannya, dr. Christian Widodo mengatakan kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui perayaan, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Yang itu dengan mengisi hal-hal yang baik, positif. Warga harus mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik, anak-anak harus dapat bertumbuh untuk mewujudkan cita-citanya, dan keluarga harus selalu merasa terlindungi, diperhatikan,” ujar Christian.


Menurutnya, ketika pemerintah hadir dan masyarakat mendapatkan perlindungan, hal tersebut merupakan bagian dari upaya mengisi kemerdekaan dengan tindakan nyata.


“Bapak ibu sekalian, mari kita isi kemerdekaan dengan tindakan nyata. Pemerintah hadir, warga terlindungi dan tidak ada yang merasa ditinggalkan,” tegasnya.


Camat Kelapa Lima, Paskalis Tokan, menjelaskan bahwa secara keseluruhan terdapat 5.562 penerima manfaat bantuan pangan di Kecamatan Kelapa Lima.


Untuk penyaluran secara simbolis yang dilaksanakan pada Selasa (18/8/2026), penerima berasal dari Kelurahan Kelapa Lima sebanyak 940 penerima.


“Secara simbolis penerimanya dari Kelurahan Kelapa Lima, jumlahnya 940 penerima, sekitar 28 ton,” jelas Paskalis.


Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram untuk alokasi bantuan pangan Juli–September 2026.


Paskalis menjelaskan, penyaluran kali ini merupakan alokasi untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus dan September. Sementara untuk periode berikutnya, pihak kecamatan masih menunggu instruksi dari Perum Bulog terkait waktu pelaksanaan penyaluran.


“Kita juga terus berkoordinasi dengan pihak Bulog. Kali ini adalah alokasi untuk bulan Juli sampai September. Untuk dua bulan berikutnya kita menunggu instruksi dari Bulog, kapan pelaksanaannya,” katanya.


Terkait kriteria penerima bantuan, Paskalis menjelaskan bahwa data penerima yang digunakan pihak kecamatan berasal dari Bulog dan data yang telah ditetapkan oleh lembaga terkait.


Pihak kecamatan kemudian meneruskan informasi tersebut kepada masing-masing kelurahan untuk mengundang warga yang tercatat sebagai penerima manfaat.


“Kami menerima data itu dari Bulog dan di masing-masing kelurahan mengundang penerima untuk datang ke sini. Kriteria penerima diatur oleh badan yang menangani,” jelasnya.


Untuk mekanisme penyaluran, bantuan tidak seluruhnya dibagikan secara terpusat di Kantor Camat Kelapa Lima. Penyaluran secara simbolis dilakukan di kantor camat, sedangkan bantuan untuk penerima selanjutnya didistribusikan ke masing-masing kelurahan.


Dengan mekanisme tersebut, masing-masing kelurahan bertanggung jawab memastikan bantuan sampai kepada penerima manfaat yang telah tercatat dalam data.


Lima kelurahan di Kecamatan Kelapa Lima selanjutnya akan menerima alokasi bantuan sesuai jumlah penerima masing-masing.


Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan warga yang membutuhkan.


Kehadiran pemerintah melalui bantuan pangan juga menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga masyarakat agar tidak merasa ditinggalkan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

✒️: kl