Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Gubernur Melky Lakalena Resmikan Kebun OSOP SMA Negeri 3 Kupang, Dorong Siswa Jadi Generasi Kreatif dan Mandiri

Jumat, 11 September 2026 | September 11, 2026 WIB Last Updated 2026-09-12T00:27:40Z


Kupang, NTT Kebun OSOP SMA Negeri 3 Kupang resmi dikembangkan melalui penanaman perdana anakan hortikultura yang dilakukan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melky Lakalena, Jumat (11/9/2026).


Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-53 SMA Negeri 3 Kupang sekaligus menandai langkah sekolah dalam mengembangkan program One School One Product (OSOP) melalui EduFarm SMANTIQ. Program ini diarahkan untuk mengintegrasikan pendidikan, keterampilan, kewirausahaan, kreativitas, kepedulian lingkungan, serta pemanfaatan potensi lokal.


Dalam sambutannya, Gubernur Melky Lakalena menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang dikembangkan SMA Negeri 3 Kupang. Menurutnya, OSOP bukan sekadar kegiatan menanam, tetapi menjadi bagian dari pendidikan karakter, kemandirian, keterampilan dan kewirausahaan siswa.


Melalui Kebun OSOP SMANTIQ, peserta didik dapat belajar secara langsung bagaimana menanam, merawat, mengembangkan, mengolah hingga menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.


“Pendidikan sejati tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas. Pendidikan sejati menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata,” demikian pesan utama Gubernur.


Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi sekolah, termasuk Aplikasi Kelasio SMANTIQ, Dan Aplikasi Market Place OSOP SMANTIQ, dan EduFarm SMANTIQ. Inovasi tersebut diharapkan terus berkembang dan melahirkan karya yang membanggakan.


Gubernur mendorong SMA Negeri 3 Kupang menjadikan setiap momentum ulang tahun sebagai kesempatan untuk menghasilkan sesuatu yang baru dan bermanfaat.


Kepala SMA Negeri 3 Kupang Ishak D. E. Balbesi, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan EduFarm SMANTIQ dan Kebun OSOP SMANTIQ.


Secara khusus, sekolah mengapresiasi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT beserta jajaran yang telah memberikan dua unit traktor untuk membantu pengolahan lahan.


Sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala BPDAS Benain-Noelmina atas bantuan anakan tanaman untuk penghijauan.


Namun, masih terdapat sejumlah kebutuhan yang perlu diperjuangkan, yakni sumber air untuk mengairi kebun, kolam ikan lele, kandang ayam petelur, papan informasi edukasi, pengerasan jalan akses masuk, serta gedung manajemen kebun.


Ishak berharap dukungan pemerintah dan berbagai pihak dapat terus diberikan sehingga Kebun OSOP SMANTIQ berkembang menjadi pusat pembelajaran dan kewirausahaan siswa.


Ia juga berharap sekitar empat bulan mendatang Gubernur NTT dapat kembali hadir untuk menyaksikan panen perdana Kebun OSOP SMANTIQ.


Di hadapan 1.296 siswa SMA Negeri 3 Kupang, Gubernur Melky Lakalena mengajak generasi muda untuk tidak takut belajar, mencoba dan berinovasi.


Kepala Sekolah Ishak D. E. Balbesi juga berpesan agar para siswa menggunakan teknologi secara bijak.


“Kalian adalah generasi emas NTT. Jangan takut belajar hal baru, jangan takut mencoba, dan jangan takut gagal. Gunakan teknologi dengan bijak—jadilah tuannya, bukan budaknya,” pesan Ishak.


Pengembangan Kebun OSOP SMANTIQ diharapkan menjadi salah satu sarana untuk membentuk siswa yang kreatif, produktif, mandiri, berkarakter, mencintai lingkungan serta mampu melihat peluang ekonomi dari potensi lokal.


Dengan kolaborasi pemerintah, sekolah, guru, orang tua, alumni dan dunia usaha, SMANTIQ diharapkan terus menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi emas NTT yang berani berkarya dan berinovasi.

✒️: Eh