Kupang, NTT — Di tengah duka dan keprihatinan akibat gempa yang melanda Flores, kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak terus mengalir.
Ikatan Paguyuban Flotirosa (IPF) bersama Alumni ’81 SMA 30 Jakarta menunjukkan kepedulian dengan membantu mahasiswa asal Flores yang sedang menempuh pendidikan di Kota Kupang.
Bantuan yang diberikan berupa sembako dan uang saku, sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian agar para mahasiswa tetap kuat menghadapi situasi sulit yang sedang dialami keluarga dan daerah asal mereka.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para mahasiswa sekaligus memberikan dukungan psikologis bahwa mereka tidak menghadapi situasi tersebut sendirian.
Kepedulian IPF bersama Alumni ’81 SMA 30 Jakarta tidak berhenti di Kota Kupang.
Tim relawan IPF bersama perwakilan Alumni ’81 SMA 30 Jakarta akan mengantarkan langsung donasi ke Flores untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa.
Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sekaligus upaya memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bagi IPF dan Alumni ’81 SMA 30 Jakarta, bantuan tersebut bukan sekadar pemberian sembako maupun uang saku.
Lebih dari itu, bantuan tersebut membawa pesan solidaritas bahwa masyarakat Flores tidak menghadapi masa sulit ini seorang diri.
“Kami tidak sedarah, tapi kami bersaudara.”
Kalimat tersebut menjadi semangat dalam aksi kepedulian yang dilakukan bersama sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan untuk Flores.
Mereka berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban saudara-saudara yang terdampak gempa serta menjadi bagian kecil dari ikhtiar bersama dalam mendukung proses pemulihan Flores.
Solidaritas tersebut juga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak dibatasi oleh jarak maupun hubungan darah.
Dari Kota Kupang, bantuan dan doa terus bergerak menuju Flores.
IPF NTT & Alumni ’81 SMA 30 Jakarta
Solidaritas • Kepedulian • Kemanusiaan
✒️: kl
