Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Ketika Rakyat Terluka, Laksamana Malahayati Hadir Membawa Pengobatan

Rabu, 09 September 2026 | September 09, 2026 WIB Last Updated 2026-09-09T13:31:12Z

 



Maumere, NTT — Ketika masyarakat Flores masih menghadapi dampak gempa bumi, Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati milik PDI Perjuangan kembali berlayar membawa misi kemanusiaan. Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Laurentius Say, Maumere, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.


Kedatangan kapal rumah sakit terapung ini membawa tim medis dari DPP PDI Perjuangan yang dipimpin Ketua Tim Medis Laksamana Malahayati, Dr. Ananta, bersama Dr. Jo dan sejumlah tenaga kesehatan serta kru kapal.


Kehadiran Laksamana Malahayati di Maumere merupakan bagian dari rangkaian pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa Flores. Sebelumnya, kapal tersebut telah melayani masyarakat di sejumlah wilayah, termasuk Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo dan Ende, sebelum melanjutkan perjalanan dari Reo menuju Maumere.


Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan NTT, Emanuel Kolfidus, dalam keterangannya kepada media, menyampaikan bahwa kedatangan Laksamana Malahayati merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dan keberpihakan partai kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.


Ia mengatakan, PDI Perjuangan selalu berpegang pada pesan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bahwa partai harus tertawa bersama rakyat dan menangis bersama rakyat.


Menurut Emanuel, ketika masyarakat Flores sedang berada dalam situasi sulit akibat bencana, maka kehadiran sesama anak bangsa untuk membantu merupakan bagian dari semangat kebersamaan.


Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat selama ini terus menanyakan kapan Laksamana Malahayati tiba di Maumere.


Karena itu, kedatangan kapal tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan di wilayah terdampak.


Emanuel turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, jajaran DPP, DPD, DPC, seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan, serta berbagai pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan bagi masyarakat Flores.


Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Stefanus Sumandi, S.Fil., mengatakan kedatangan Laksamana Malahayati merupakan bagian dari misi kemanusiaan DPP PDI Perjuangan yang terus bergerak sejak hari pertama bencana.


Menurut Stefanus, dampak gempa masih dirasakan masyarakat di berbagai wilayah sehingga kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan belum berakhir.


“Kami tentu mengapresiasi kehadiran tim medis Laksamana Malahayati. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan,” ujarnya dalam keterangannya kepada media.


Ia menjelaskan, pelayanan kesehatan nantinya tidak hanya dipusatkan di Maumere, tetapi akan dikoordinasikan untuk menjangkau masyarakat di sejumlah wilayah lainnya.


Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Pulau Palue, mengingat masih terdapat masyarakat yang mengungsi dan mengalami keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan.


Stefanus menegaskan, pemerintah telah berupaya maksimal dalam menangani dampak bencana. Namun, PDI Perjuangan merasa terpanggil untuk ikut mengambil bagian dalam kerja-kerja kemanusiaan.


“Pesan Ibu Megawati jelas, seluruh kader harus bergerak bersama, bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak bencana,” katanya.


Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Megawati Soekarnoputri, jajaran DPP dan DPD PDI Perjuangan, seluruh kader serta simpatisan di Kabupaten Sikka, Flores dan berbagai daerah di Indonesia yang terus memberikan dukungan.


Sementara itu, Ketua Tim Medis Laksamana Malahayati, Dr. Ananta, mengatakan seluruh tim dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas kemanusiaan di Flores.


“Alhamdulillah, kesehatan kita dalam keadaan baik. Semua,” katanya kepada media. 


Ia menjelaskan, tim datang dengan tujuan utama memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.


Menurutnya, perjalanan menuju Maumere berlangsung lebih cepat dari perkiraan karena kondisi alam dan cuaca cukup mendukung.


“Kami datang untuk memberikan pengobatan kepada saudara-saudara kita,” ujarnya.


Dr. Ananta juga menyampaikan permohonan maaf karena kedatangan kapal terkesan mendadak. Hal tersebut disebabkan perjalanan sangat bergantung pada kondisi alam dan cuaca di laut.


Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPD dan DPC PDI Perjuangan, PAC, kader serta masyarakat yang telah menyambut kedatangan tim medis Laksamana Malahayati di Maumere.


Kedatangan kapal ini sekaligus menegaskan bahwa misi kemanusiaan tidak berhenti pada satu wilayah. Setelah melayani masyarakat di sejumlah daerah terdampak di Flores, Laksamana Malahayati melanjutkan perjalanan untuk menjangkau masyarakat yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan.


Bagi PDI Perjuangan, kehadiran kapal rumah sakit terapung tersebut menjadi bagian dari semangat untuk tetap berada di tengah masyarakat dalam situasi apa pun.


Ketika rakyat terluka, Laksamana Malahayati hadir membawa pengobatan—menjadi simbol bahwa dalam situasi sulit, rakyat tidak berjalan sendirian.

✒️: Albert Cakramento