Maumere, NTT — Kebakaran melanda sebuah posko pengungsian di Kampung Wuwuwawa, Dusun Awamale, Desa Nitunglea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Posko tersebut ditempati keluarga Philipus Pitu (40). Saat kejadian, Philipus sedang mengantar anggota keluarganya untuk mengurus pengaktifan Program Keluarga Harapan (PKH) di Uwa, Kecamatan Palue.
Philipus kemudian mendapat kabar dari keluarganya bahwa tenda pengungsian terbakar. Ia langsung bergegas kembali ke Kampung Wuwuwawa untuk mengecek kondisi posko dan keluarganya.
Warga sekitar bergerak cepat melakukan pemadaman secara gotong royong. Aliran listrik diputus dan api kemudian dipadamkan menggunakan air.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah barang milik keluarga korban terbakar, di antaranya kasur, pakaian keluarga, pakaian bayi, peralatan dapur dan perlengkapan rumah tangga lainnya.
Informasi awal menyebutkan kebakaran diduga berkaitan dengan lampu di dalam posko yang tidak dimatikan sejak pagi, sehingga menimbulkan panas berlebihan. Penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan lebih lanjut.
Yang memprihatinkan, istri Philipus diperkirakan akan melahirkan pada Oktober ini.
Akibat kebakaran tersebut, keluarga korban kini membutuhkan tenda pengganti, kasur, pakaian bayi serta kebutuhan dasar lainnya.
Di tengah penantian kelahiran buah hati, keluarga ini justru kehilangan tempat berteduh.
Peristiwa tersebut diharapkan menjadi perhatian berbagai pihak untuk membantu keluarga Philipus yang kini kembali membutuhkan tempat tinggal sementara dan perlengkapan dasar.
✒️: kl
