Kupang, NTT – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) di Kampus Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT, Jumat (30/10/2026), menjadi momentum pemberian apresiasi kepada atlet tinju Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Dalam kegiatan tersebut, PERTINA NTT mengapresiasi para atlet yang meraih lima medali emas dan tiga medali perak dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Piala Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko AHY) Tahun 2026.
Ketua PERTINA NTT, Dr. Semuel Haning, S.H., M.H., menyampaikan komitmennya untuk mendukung pendidikan atlet berprestasi hingga jenjang magister atau strata dua (S2).
Komitmen tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi olahraga sekaligus mempersiapkan masa depan melalui pendidikan.
Lima medali emas kontingen NTT masing-masing diraih Clivert A. Radja, Flanuari Yericho Dandi, Aldi E. Tse, Dominika Asnat Bayo, dan Lomiana Nyanyi.
Sementara itu, tiga medali perak disumbangkan Putri Rotu Ludji, Yohanis A. Waang, dan Yosua Tadu Kahale.
Perolehan delapan medali tersebut menjadi bukti kerja keras para atlet, pelatih, dan pihak-pihak yang terlibat dalam pembinaan tinju di NTT.
Prestasi ini juga menunjukkan potensi atlet NTT untuk bersaing di tingkat nasional. Apresiasi yang diberikan diharapkan mendorong para atlet agar terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan mempertahankan prestasi.
Semuel Haning menekankan pentingnya pembinaan atlet yang tidak hanya berorientasi pada prestasi di atas ring, tetapi juga memperhatikan masa depan pendidikan mereka.
Komitmen untuk mendukung pendidikan hingga jenjang S2 menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap atlet berprestasi. Namun, dukungan tersebut masih berupa komitmen dan belum dinyatakan sebagai pemberian beasiswa yang telah direalisasikan.
Melalui dukungan tersebut, para atlet diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan olahraga sekaligus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Upaya ini juga diharapkan mendorong generasi muda NTT untuk menekuni olahraga tanpa mengesampingkan pendidikan.
Dukungan terhadap pendidikan atlet juga disampaikan Ketua PERTINA Kota Kupang sekaligus Rektor UPG 1945 NTT, Ully Riwu Kaho.
UPG 1945 NTT berkomitmen menanggung biaya pendidikan Dominika Asnat Bayo hingga menyelesaikan studinya. Dukungan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap atlet berprestasi agar dapat melanjutkan pendidikan sekaligus mengembangkan potensi di bidang olahraga.
Selain itu, UPG 1945 NTT juga menyiapkan penghargaan khusus bagi Lomiana Nyanyi, S.Pd., yang turut mengharumkan nama NTT melalui prestasi tinju.
Melalui program Gong Prestasi, UPG 1945 NTT memberikan perhatian kepada mahasiswa yang meraih pencapaian, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Program tersebut diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan dan membawa nama baik kampus serta daerah.
Peringatan HUT ke-67 PERTINA di Kampus UPG 1945 NTT menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan tinju sekaligus meningkatkan perhatian terhadap masa depan pendidikan atlet.
Prestasi lima medali emas dan tiga medali perak dalam Kejurnas Tinju Amatir Piala Menko AHY Tahun 2026 menjadi modal penting bagi pengembangan olahraga tinju di NTT.
Sinergi antara organisasi olahraga dan lembaga pendidikan diharapkan terus diperkuat agar atlet memperoleh kesempatan berkembang, baik dalam kompetisi maupun pendidikan.
Dengan demikian, keberhasilan atlet tidak hanya diukur dari medali yang diraih, tetapi juga dari kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.
✒️: kl