Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kepala BPN Kota Kupang : Jaminan APHT untuk Kota Kupa Mencapai 8,5 T, Uang Tersebut Berputar di Mana?

Rabu, 28 September 2022 | September 28, 2022 WIB Last Updated 2022-09-28T15:26:16Z


NEWSDARING-KUPANG-27/09/2022. Kepala Kantor Pertanahan Kota Kupang, Eksam Sodak, S.SIT.,M.SI mengatakan, dengan adanya perubahan sistem pelayanan dari manual ke elektronik terhadap hak tanggungan antara perjanjian Debitur dan Kreditur yang dituangkan di dalam bentuk Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) yang diproses oleh Kantor ATR BPN Kota Kupang  mengalami perubahan yang signifikan, dari 3,5 triliun menjadi 8,5 triliun di tahun 2022. Namun dirinya mempertanyakan dengan jumlah pinjaman yang begitu besar, perputaran uang tersebut  dipakai usaha di NTT atau diluar? Perlu adanya regulasi dari pusat.


"Penyelesaian-penyelesain kegiatan rutin yang sifatnya layanan elektronik yang sudah tidak berjumpa langsung dengan orang BPN ada 2 layanan yaitu pengecekan elektronik dan hak tanggungan elektronik. Kita mulai berbenah dalam layanan elektronik di tahun 2020, ada perbedaan signifikan ketika kita melayani secara manual dan elektronik. Hak tanggungan itu adalah perjanjian antara Debitur dan Kreditur yang dituangkan dalam bentuk APHT lalu dibuatkan sertifikat,  pada 3 tahun lalu untuk mendukung pelayanan secara manual kita bisa mendukung sampai 3,5 T sertifikat yang digadekan di bank, tetapi sejak 2 tahun terakhir naiknya signifikan yaitu 8,5 T dan itu sangat tinggi." Ungkap mantan kepala BPN Sumba Timur.


Dirinya mencurigai, Sertifikat masyarakat yang digadekan di kota Kupang tetapi uang tersebut tidak berputar di kota Kupang. Dan perlu adanya satu regulasi yang di keluarkan oleh pemerintah sehingga uang tersebut tetap berputar di Kota Kupang.


Lanjut Kepala pertanahan Kota Kupang, ditahun 2022, kantor pertanahan kota Kupang juga memberikan pelayanan dalam rangka penguatan aset terhadap tanah milik PLN 40 bidang, BMN 4 bidang dan pemerintah kota Kupang 13 bidang yang telah selesai disertifikasi, dan pihaknya telah menerima penghargaan dari HPKNL.  Sedangkan untuk pelayanan rutin yang dilakukan melalui loket di tahun 2022 sebanyak 2500 bidang, dan untuk pelayanan peralihan hak sekitar 4 ribu sampai 5 ribu bidang.


Terkhusus untuk Pengukuran Tanah Sistematis dan Lengkap (PTSL) pihak BPN Kota Kupang telah menyelesaikan 6.830 bidang tanah. Pada tahun 2017. 3.130 bidang, tahun 2018. 1.000 bidang, tahun 2019.1.000 bidang, tahun 2021.300 bidang dan Tahun 2022. 600 bidang.


Sebagai kepala Pertanahan yang baru bertugas 4 bulan di  Kota Kupang, dirinya menyarankan kepada masyarakat agar memanfaatkan inovasi-inovas  pertahanan yang telah didesain dalam rangka mempermudah pelayanan pertanahan kepada masyarakat Kota Kupang dengan memberikan pelayanan 1 hari terhadap SKPT, Pendaftaran Pertama Kali SKH, pelayanan saklar untuk Roya dan difamil. Sekaligus ia memberikan himbauan kepada masyarakat agar menghindarkan diri dari mafia tanah.