![]() |
| Peserta rapat pembentukan Dewan Pengurus Cabang (DPC) K-SBSI Kabupaten Sikka berfoto bersama usai pengesahan kepengurusan, di Sikka, 22 Januari 2025, sebagai simbol kebangkitan dan konsolidasi perjuangan buruh memperjuangkan hak-hak pekerja. |
Maumere,NTT, 22 Januari 2025 — Gerakan buruh di Kabupaten Sikka resmi memasuki babak baru. Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (K-SBSI) Kabupaten Sikka secara resmi membentuk kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) melalui Rapat Pembentukan Kepengurusan sebagai langkah awal konsolidasi organisasi buruh di tingkat kabupaten.
Pembentukan DPC K-SBSI Kabupaten Sikka ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat perjuangan kaum buruh agar berlangsung secara terorganisir, sah, demokratis, dan berkelanjutan, sekaligus menjawab kebutuhan mendesak akan hadirnya wadah perjuangan buruh yang kuat dan diakui secara resmi di Kabupaten Sikka.
Rapat yang dihadiri oleh 21 peserta dari berbagai latar belakang profesi dan pengalaman tersebut berlangsung tertib, partisipatif, dan penuh semangat solidaritas. Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars SBSI sebagai bentuk penghormatan serta peneguhan semangat perjuangan organisasi, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama demi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Ketua Panitia, Shendy Dagama, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan K-SBSI Kabupaten Sikka merupakan kebutuhan mendesak sebagai wadah perjuangan buruh yang sah dan diakui secara organisatoris. Menurutnya, tanpa organisasi buruh yang kuat dan legal, perjuangan pekerja akan selalu berada pada posisi lemah dan terfragmentasi.
Sambutan tersebut diperkuat oleh perwakilan federasi/organisasi induk K-SBSI Kutim, Rikardus Y. N. Ento, yang menyoroti urgensi kehadiran organisasi buruh yang demokratis dan representatif di Kabupaten Sikka. Ia menegaskan bahwa pembentukan DPC K-SBSI Sikka merupakan momentum strategis untuk menghimpun, melindungi, serta memperjuangkan hak-hak buruh yang selama ini kerap terabaikan.
Memasuki agenda inti, rapat membahas mekanisme pemilihan kepengurusan yang diawali dengan penjelasan tata cara pemilihan, pembacaan aturan organisasi, serta pemilihan pimpinan sidang. Seluruh proses pemilihan dan penyusunan struktur kepengurusan dilakukan secara demokratis melalui musyawarah mufakat, dengan mempertimbangkan latar belakang, pengalaman, profesi, serta komitmen para peserta.
Melalui proses tersebut, rapat menetapkan susunan kepengurusan DPC K-SBSI Kabupaten Sikka sebagai berikut:
- Ketua: Maria Hendrika Hungan
- Wakil Ketua: Ambborius M. Hurun
- Sekretaris: Monika Sophia Sendy Dagama
- Sekretaris I: Arkiles Hardiyanto
- Bendahara: Theresia Yustina
Sebagai bagian dari penguatan fungsi organisasi, rapat juga menetapkan Bidang Advokasi dan Bantuan Hukum sebagai garda terdepan dalam pendampingan, pembelaan, dan perlindungan hak-hak buruh. Untuk bidang strategis tersebut, ditunjuk Yanto Hago dan Gregorius Gerson sebagai penanggung jawab.
Rapat kemudian menyepakati penetapan dan pengesahan kepengurusan DPC K-SBSI Kabupaten Sikka yang ditandai dengan penandatanganan Berita Acara sebagai dasar resmi pelaksanaan roda organisasi ke depan. Adapun kelengkapan struktur organisasi berupa pembentukan bidang atau seksi lainnya serta penyusunan program kerja akan dibahas dan ditetapkan pada pertemuan selanjutnya.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua terpilih, Maria Hendrika Hungan menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar dalam memperjuangkan hak, martabat, dan kesejahteraan kaum buruh di tengah kompleksitas persoalan perburuhan.
“Perjuangan ini tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kebersamaan, solidaritas, dan kerja kolektif seluruh pengurus serta anggota. Ke depan, K-SBSI Kabupaten Sikka akan memperkuat konsolidasi organisasi, memperjuangkan perlindungan hak-hak buruh, serta membangun dialog yang konstruktif dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Maria.
Kegiatan rapat ditutup secara resmi dengan sesi foto bersama. Seluruh peserta berharap agar kepengurusan K-SBSI Kabupaten Sikka yang telah terbentuk dapat bekerja secara solid, profesional, dan konsisten dalam memperjuangkan serta melindungi hak-hak buruh di Kabupaten Sikka.
✒️:***/ Albert Cakramento
