Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

IPF NTT Rayakan Ultah ke-4, Tegaskan Komitmen Kawal Kebijakan Publik

Minggu, 18 Januari 2026 | Januari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-01-18T09:26:41Z

 

IPF NTT rayakan Ultah ke-4 di Lasiana Beach, evaluasi organisasi dan tegaskan komitmen kawal kebijakan publik serta buka cabang di Kabupaten Kupang.


Kupang, NTT— IPF NTT merayakan Ultah IPF ke-4 secara sederhana di kawasan Lasiana Beach pada Jumat (18/1). Perayaan ini tidak hanya menjadi momentum silaturahmi antar anggota dan keluarga, tetapi juga ruang evaluasi strategis terhadap perjalanan organisasi dalam mengawal berbagai kebijakan pemerintah sepanjang tahun.


Ketua IPF NTT, Joi Sadipun, kepada media ini melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa kegiatan ulang tahun turut melibatkan seluruh struktur dan anggota inti organisasi. “LTAH IPF ke-4 dirayakan secara sederhana di Pantai Lasiana Beach yang melibatkan semua anggota IPF beserta keluarga,” tulis Joi.


Menurutnya, evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap struktur organisasi, agenda advokasi, hingga capaian IPF dalam melakukan fungsi kontrol atas kebijakan pemerintah. IPF menegaskan tetap berkomitmen mengawal kebijakan publik yang dinilai tidak pro rakyat. “IPF akan tetap bersuara,” tegas Joi.


Masuk di tahun 2026, IPF juga memperluas jaringan dengan membuka cabang resmi di Kabupaten Kupang dan menunjuk Tino Araojo sebagai koordinator. Pada perayaan tersebut, jumlah anggota yang hadir diperkirakan mencapai 100 orang.


Dalam visi dan misinya, IPF ingin tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah serta memperkuat peran sebagai organisasi masyarakat yang peduli terhadap isu kemanusiaan serta masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Di tengah meningkatnya kompleksitas kebijakan publik, kehadiran ormas yang mampu mengawasi dan menyuarakan kepentingan rakyat dinilai tetap relevan.


Perayaan Ultah IPF ke-4 di Lasiana menunjukkan bahwa ruang sipil masih hidup dan tetap memegang fungsi penting dalam demokrasi, terutama di level daerah. Dinamika politik lokal, kebijakan sosial, hingga pembangunan menjadi ranah utama advokasi IPF dalam tahun-tahun berikutnya.

✒️: kl