![]() |
| Ketua RW 14 Sikumana, Yohanis Pandie, S.Pi, bersama kader Posyandu menyerahkan hadiah undian berupa produk olahan ikan (GEMARIKAN) kepada warga sebagai bentuk apresiasi dan edukasi gizi dalam rangka menyambut Hari Valentine. |
| Kota Kupang,NTT— Pagi ini, Selasa, 10 Februari 2026, suasana Posyandu Siklus Hidup RW 14 RT 35/RT 36 di wilayah Kelurahan Sikumana berlangsung meriah. Kegiatan rutin bulanan tersebut dipadukan dengan nuansa Valentine Day yang dibalut warna oranye dan pink, menciptakan atmosfer hangat dan penuh semangat kebersamaan bagi Ketua RW 14 serta para kader Posyandu. |
Antusiasme warga tampak meningkat sejak pagi. Area pemeriksaan dipadati peserta karena kehadiran Ketua RW 14 yang membawa inovasi baru berupa undian berhadiah. Warga yang beruntung memperoleh cokelat serta produk GEMARIKAN dari UMKM PanBers milik Yohanis Pandie, S.Pi, berupa abon tuna, nugget tuna, kaki naga tuna, dan bakso tuna. Undian ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Valentine (Hari Kasih Sayang) yang diperingati pada 14 Februari 2026.
Menurut Yohanis Pandie, S.Pi, yang juga menjabat Ketua RW 14, kehadirannya secara konsisten pada kegiatan rutin setiap tanggal 10 bertujuan memantau langsung partisipasi seluruh siklus usia—mulai dari bayi, balita, anak sekolah, remaja/dewasa, ibu hamil dan menyusui, hingga lansia—agar layanan kesehatan berjalan baik dan lancar. Menariknya, posyandu RW 14 juga menarik minat warga dari wilayah lain, seperti RW 16 dan RW 12, untuk memeriksakan kesehatan di lokasi tersebut.
Sebagai Ketua RW 14, ia mengaku bahagia melihat warganya semakin antusias melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin setiap bulan. Capaian ini, menurutnya, tidak terlepas dari upaya menghadirkan inovasi berkelanjutan sehingga posyandu menjadi ruang yang hidup, informatif, dan menarik. Strategi “mulut ke mulut” pun terbentuk secara alami karena warga merasakan pengalaman baru setiap kali hadir.
Inovasi yang terus dimunculkan itu bertujuan menciptakan suasana posyandu yang ramah dan menyenangkan, sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya kesehatan preventif. Kehadiran Ketua RW 14 yang mengusung Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) memperkuat daya tarik layanan—mendorong semua kelompok usia untuk datang dan memeriksakan kesehatan secara rutin setiap bulan.
Lebih lanjut, Ketua RW 14 menjelaskan bahwa dirinya mendapat mandat dari Puskesmas Sikumana melalui Kelurahan Sikumana untuk memilih lima kader Posyandu. Meski seluruh kader tergolong baru, mereka dinilai kompak, tekun, dan bersemangat belajar. Para kader aktif bertanya, telaten menjalankan tugas, serta selalu berkoordinasi sebelum pelaksanaan layanan bulanan. “Saya sangat bangga dengan kelima kader ini. Mereka bekerja tertib, bertanggung jawab, dan siap membantu tugas lain di tingkat kelurahan bila dibutuhkan,” ujarnya.
Tak hanya itu, para kader juga menguasai pengoperasian komputer dan penggunaan Android untuk percepatan pelaporan secara daring, sehingga administrasi layanan menjadi lebih efisien dan akurat.
Inovasi kecil dengan dampak besar—Posyandu RW 14 Sikumana membuktikan bahwa layanan kesehatan yang hangat dan kreatif mampu menumbuhkan kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat. Kolaborasi kepemimpinan, kader yang solid, dan sentuhan inovasi menjadikan Posyandu RW 14 Sikumana sebagai model layanan kesehatan komunitas yang inspiratif.
✒️: kl
