Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Rektor UPG 1945 NTT Tegaskan Jabatan Bukan Kebanggaan, 49 Pejabat Siap Dievaluasi

Sabtu, 14 Februari 2026 | Februari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-02-14T14:25:24Z

 


Rektor UPG 1945 NTT Ully Riwu Kaho menegaskan bahwa jabatan di lingkungan kampus bukanlah simbol kebanggaan, melainkan amanat yang menuntut kinerja nyata dan kesungguhan kerja. Penegasan ini disampaikan dalam pelantikan dan pengukuhan 49 pejabat struktural di lingkungan Universitas Persatuan Guru 1945 Nusa Tenggara Timur, yang dirangkaikan dengan syukuran selesainya pendidikan doktor Dr. David R. E. Selan.


Kupang, NTT– Rektor Universitas Persatuan Guru 1945 Nusa Tenggara Timur Ully Riwu Kaho menegaskan bahwa proses penempatan pejabat di lingkungan kampus merupakan sebuah proses yang tidak mudah dan membutuhkan waktu. Karena itu, setiap pejabat yang telah dipercaya memegang amanat besar harus siap dievaluasi apabila kinerjanya tidak memenuhi harapan institusi.


“Ini adalah proses panjang. Jika kemudian dievaluasi dan ternyata tidak memenuhi kinerja yang diharapkan, maka akan dilakukan evaluasi. Jabatan ini bukan sekadar diberikan, tetapi diukur dari kinerja,” tegas Rektor dalam sambutannya.


Ia menekankan bahwa setiap individu yang telah diberikan tugas dan amanat besar harus bekerja lebih sungguh, bukan sekadar cukup. Target dan harapan institusi harus menjadi standar utama dalam menjalankan jabatan, karena pada akhirnya setiap pejabat akan diukur dari kinerja, bukan dari posisi yang disandang.


Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga mengingatkan bahwa pada hari itu kurang lebih 49 pejabat telah dilantik, mulai dari kepala lembaga, kepala biro, wakil dekan, kepala badan, ketua program studi, kepala UPT, sekretaris, kepala bagian, kepala subbagian hingga kaur. Seluruhnya diharapkan mampu bekerja secara kolaboratif dan bertanggung jawab.


“Poinnya jelas: jabatan bukan untuk kebanggaan, tetapi untuk tanggung jawab,” ujarnya.


Lebih lanjut, Rektor mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk mendengarkan dan menyimak dengan baik setiap arahan pimpinan. Kolaborasi menjadi kata kunci dalam kepemimpinan di UPG 1945 NTT. Dengan hati yang tulus dan rendah hati, seluruh unsur pimpinan diajak untuk bergandengan tangan memajukan kampus dan mengangkat kembali kejayaan UPG 1945 NTT di bumi Flobamorata.


Dalam refleksi kepemimpinannya, Rektor secara terbuka menyampaikan bahwa seorang pemimpin dapat merasa berdosa apabila keliru memilih dan mempercayakan jabatan kepada orang-orang yang tidak bekerja dengan sungguh-sungguh. Kesalahan semacam itu, menurutnya, tidak boleh terulang di masa kepemimpinan saat ini.


“Jabatan adalah amanat. Bukan untuk kebanggaan pribadi. Kita harus bekerja bersama, banyak berdiskusi, dan terus berkomunikasi,” tegasnya.


Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan syukuran selesainya pendidikan doktor oleh David R. E. Selan, yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi. Momentum tersebut menjadi simbol penguatan sumber daya manusia dan komitmen peningkatan mutu akademik di UPG 1945 NTT.


Acara berlangsung khidmat dan penuh refleksi, sekaligus menjadi pengingat bahwa jabatan struktural di perguruan tinggi merupakan ruang pengabdian yang menuntut integritas, profesionalisme, dan kesungguhan kerja.


Pelantikan 49 pejabat ini menjadi penanda bahwa UPG 1945 NTT sedang menata ulang arah kepemimpinan berbasis kinerja, kolaborasi, dan tanggung jawab, demi menjawab tantangan pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur.

✒️: kl