![]() |
| Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo meresmikan Kantor Lurah Airnona dengan melakukan pengguntingan pita di Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Jumat (13/3), disaksikan sejumlah pejabat daerah dan masyarakat setempat. 📸 Dedy Irawan. |
Kota Kupang,NTT– Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo meresmikan Kantor Lurah Airnona yang baru di Kecamatan Kota Raja, Jumat (13/3), sekaligus mengungkap program baru pembangunan berbasis kelurahan yang direncanakan mulai berjalan pada 2027.
Peresmian kantor lurah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kupang memperkuat pelayanan publik di tingkat kelurahan, sekaligus mendorong agar pembangunan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kantor lurah bukan sekadar bangunan pemerintahan, tetapi ruang harapan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan mencari solusi atas berbagai persoalan.
“Hari ini kita tidak hanya meresmikan sebuah gedung, tetapi meresmikan sebuah ruang pengharapan masyarakat. Tempat di mana aspirasi warga ditampung, keluhan didengar, dan solusi dicari bersama,” ujar dr. Chris.
Ia menekankan bahwa kantor lurah harus menjadi simbol pelayanan yang cepat, ramah, transparan, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa aparatur pemerintah harus tetap bekerja dengan benar meskipun tidak selalu diawasi.
“Integritas artinya kita melakukan hal yang benar sekalipun tidak ada yang mengawasi. Saya tidak mungkin berada di sini 24 jam, tetapi dengan integritas, lurah dan staf tetap bekerja dengan benar,” tegasnya.
Selain meresmikan kantor lurah, Wali Kota Kupang juga mengungkap terobosan kebijakan baru bagi pembangunan di tingkat kelurahan. Mulai tahun 2027, setiap kelurahan direncanakan memiliki pagu anggaran sekitar Rp500 juta untuk mendukung program pembangunan berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan.
Menurutnya, kebijakan tersebut dirancang agar aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam Musrenbang benar-benar dapat direalisasikan secara konkret.
“Kelurahan nanti seperti punya ‘tabungan’ pembangunan. Program apa yang disepakati warga di Musrenbang, selama nilainya masih dalam pagu itu, dinas wajib melaksanakan,” jelasnya.
Ia menilai langkah tersebut penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan sekaligus memperkuat peran kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan publik.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyampaikan rencana penataan kawasan di sekitar kantor lurah, termasuk renovasi kolam yang berada di depan kantor dengan anggaran sekitar Rp500 juta pada tahun ini.
Penataan kawasan tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang publik yang lebih nyaman bagi warga sekaligus berpotensi menjadi destinasi rekreasi kecil bagi masyarakat sekitar.
“Nanti kolam ini kita perbaiki supaya bagus. Anak-anak bisa menikmati, dan kita siapkan juga tempat yang rapi bagi UMKM untuk berjualan,” ujarnya.
Wali Kota juga mengapresiasi desain kantor lurah yang dinilai telah memperhatikan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi wujud komitmen Kota Kupang sebagai kota yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.
“Ini contoh yang baik. Orang yang menggunakan kursi roda bisa langsung masuk tanpa harus naik tangga. Artinya kota ini inklusif, terbuka untuk semua,” katanya.
Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Airnona Jami Riwu Hegi mewakili warga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas pembangunan kantor lurah tersebut. Ia menilai gedung baru tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat kelurahan.
“Gedung ini bukan sekadar tempat bekerja perangkat kelurahan, tetapi harus menjadi rumah rakyat, tempat aspirasi ditampung dan pelayanan masyarakat berjalan lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menyambut baik rencana kebijakan pagu anggaran Rp500 juta bagi setiap kelurahan yang dinilai dapat memberikan kepastian bagi pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Peresmian Kantor Lurah Airnona diharapkan menjadi langkah awal bagi peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Kupang.
Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Provinsi NTT Dapil Kota Kupang Filmon Loasana, Anggota DPRD Kota Kupang Jhoni Luther Sa’u, Ahmad Thalib, dan Muhammad Ramli, Sekda Kota Kupang Jeffry E. Pelt, SH, para Asisten Sekda, sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Kota Kupang, para camat se-Kota Kupang, para lurah se-Kecamatan Kota Raja, Ketua LPM, Ketua Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Airnona.
Kehadiran Kantor Lurah Airnona yang baru diharapkan menjadi pusat pelayanan publik yang lebih responsif sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kota Kupang.
✍🏼 : Ansel Ladjar/ kl
