![]() |
| Tim Universitas Nusa Cendana (Undana) saat mengikuti Coaching Clinic bersama Kemendiktisaintek secara virtual dalam rangka pengusulan pembukaan 9 program studi baru, Kupang, 2026. |
Kupang, NTT– Undana 9 prodi baru menjadi langkah besar Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam memperluas layanan pendidikan tinggi, dengan target sejumlah program studi mulai beroperasi pada tahun 2026.
Universitas Nusa Cendana (Undana) di Kupang kini tengah melakukan percepatan ekspansi akademik dengan mengusulkan pembukaan sembilan program studi baru lintas jenjang.
Langkah ini diperkuat melalui kegiatan Coaching Clinic bersama Direktorat Kelembagaan Kemendiktisaintek yang digelar secara virtual pada Senin (12/4/2026), guna menyempurnakan dokumen administrasi dan teknis pengajuan.
Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha Ina Rohi Detha, M.Si., menjelaskan bahwa Undana 9 prodi baru mencakup berbagai bidang strategis.
Adapun prodi yang diusulkan meliputi:
- S1: Pendidikan Teknik Informatika, Pendidikan Seni Pertunjukan, dan Geologi
- S2 & S3: S2 Akuntansi, S2 Kenotariatan, serta S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat
- Profesi: Psikologi, Apoteker, dan Keperawatan
Spektrum ini menunjukkan fokus Undana dalam menjawab kebutuhan SDM di bidang teknologi, kesehatan, hingga hukum.
Sejumlah prodi ditargetkan segera menerima mahasiswa dalam waktu dekat.
- S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat diproyeksikan memperoleh izin dalam 1–2 bulan
- S1 Teknik Informatika dan Seni Pertunjukan ditargetkan mulai tahun ini
- Profesi Apoteker direncanakan berjalan semester ganjil
- Profesi Keperawatan menyusul akhir tahun
- S2 Akuntansi diproyeksikan semester genap tahun depan
Optimisme ini menunjukkan kesiapan Undana dalam merealisasikan ekspansi Undana secara konkret.
Dalam proses pengajuan, Undana mendapat pendampingan intensif dari Kemendiktisaintek melalui portal SIAGA.
“Kami mendapatkan pencerahan mendalam terkait dokumen yang harus dipenuhi,” ujar Prof. Annytha.
Pendampingan ini melibatkan pakar dari berbagai universitas serta tim Direktorat Kelembagaan yang memberikan masukan terkait kurikulum, rasio dosen, dan fasilitas.
Meski progres dinilai positif, masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan.
Fokus perbaikan meliputi:
- Keabsahan ijazah
- Kelengkapan dokumen
- Penyesuaian rasio dosen
Hal ini penting agar pembukaan prodi Undana tidak mengganggu stabilitas pembelajaran yang sudah berjalan.
Sebagai tahap lanjutan, tim kementerian dijadwalkan melakukan visitasi langsung ke kampus Undana pada 24 April 2026.
Visitasi ini menjadi penentu sebelum penerbitan izin operasional, termasuk verifikasi khusus untuk Prodi Kenotariatan.
Langkah pembukaan Undana 9 prodi baru menjadi sinyal kuat bahwa perguruan tinggi di NTT terus bergerak adaptif menjawab kebutuhan zaman.
Ketika kampus bergerak cepat, masa depan SDM daerah ikut dipercepat.
✒️: kl
