Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Event Budaya Batu Plat Jadi Penggerak Ekonomi, Pemkot Kupang Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Kamis, 16 Juli 2026 | Juli 16, 2026 WIB Last Updated 2026-07-17T02:56:24Z

 



Kota Kupang, NTT – Pemerintah Kota Kupang menegaskan bahwa Event Budaya Batu Plat bukan sekadar panggung seni dan pelestarian budaya, tetapi menjadi strategi nyata untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pengrajin, seniman, dan komunitas kreatif. Komitmen tersebut disampaikan saat pembukaan resmi Event Budaya Batu Plat yang digelar di Kelurahan Batu Plat, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Kamis (16/7/2026).


Mewakili Wali Kota Kupang, Asisten I Setda Kota Kupang, Hengki Melelak, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pelaku seni, pelaku UMKM, serta masyarakat Batu Plat yang telah bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan event budaya tersebut.


Dalam sambutannya, Hengki mengatakan pemerintah memberikan penghargaan atas semangat kebersamaan masyarakat Batu Plat yang terus menjaga dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan Kota Kupang.


"Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh masyarakat Batu Plat serta panitia yang telah bekerja keras melaksanakan kegiatan ini. Saya percaya sebuah kota menjadi besar bukan semata-mata karena pemerintahnya, tetapi karena masyarakatnya mau bergerak, berkarya, dan berkolaborasi," ujarnya.


Menurut Hengki, tema "Batu Plat Berkarya dalam Simfoni Keberagaman Budaya" bukan hanya rangkaian kata, melainkan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus berkarya sesuai bidang masing-masing demi kemajuan daerah.


Ia menjelaskan bahwa berkarya tidak selalu berarti menciptakan sesuatu yang besar. Menjaga budaya, mengembangkan kreativitas, mendidik generasi muda, menjaga lingkungan, hingga membangun kepedulian sosial merupakan karya yang memberikan dampak positif bagi masa depan masyarakat.


Lebih jauh, Hengki menegaskan bahwa keberagaman budaya yang dimiliki Kota Kupang merupakan modal penting dalam membangun daerah.


"Kita berasal dari berbagai suku, budaya, bahasa, dan agama, tetapi kita memiliki satu tujuan yang sama, yaitu membangun Kota Kupang menjadi rumah yang nyaman bagi semua. Seperti sebuah orkestra, setiap alat musik memiliki peran berbeda, tetapi ketika dimainkan bersama akan menghasilkan simfoni yang indah. Begitu pula keberagaman di Kota Kupang," katanya.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi karena pembangunan tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah.


"Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Pemerintah membutuhkan masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan. Ketika semua bergerak bersama, perubahan akan terjadi lebih cepat," ujarnya.


Hengki kemudian memberikan penekanan khusus pada dampak ekonomi dari penyelenggaraan event budaya.


Menurutnya, kegiatan budaya harus mampu menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga.


"Saya melihat event budaya seperti ini bukan hanya sebagai panggung seni dan budaya. Ini adalah ruang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Para pelaku UMKM, pengrajin, seniman, dan komunitas kreatif menunjukkan bahwa budaya dapat menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.


Ia berharap kegiatan budaya seperti Event Budaya Batu Plat terus dikembangkan karena memberikan manfaat ganda, yakni melestarikan budaya sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif.


Kepada generasi muda, Hengki berpesan agar tidak malu terhadap budaya daerah. Sebaliknya, budaya harus dijadikan identitas sekaligus potensi ekonomi dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi.


"Jangan pernah malu dengan budaya kita. Jadikan budaya sebagai identitas, tetapi manfaatkan teknologi untuk memperkenalkannya kepada dunia. Dengan begitu akan lahir generasi yang kreatif, inovatif, berkarakter, sekaligus mampu menciptakan peluang ekonomi baru," katanya.


Pemerintah Kota Kupang berharap Event Budaya Batu Plat dapat menjadi contoh bahwa pelestarian budaya dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan Kota Kupang yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera.

✒️: kl