ROTE NDAO, NTT, 13 Juli 2026 – Beredarnya unggahan akun anonim di media sosial yang menampilkan nama Anggota DPRD Provinsi NTT, Simson Polin, sebagai salah satu figur dalam bursa bakal calon Bupati Rote Ndao 2029 mendapat tanggapan tegas. Simson membantah informasi tersebut dan menilai narasi yang berkembang berpotensi mengadu domba hubungan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao serta memecah persatuan masyarakat.
Unggahan yang beredar di grup Facebook Anak Rote Anti Koruptor menampilkan foto Simson Polin disertai keterangan yang menyebut dirinya sebagai salah satu figur terbaik dalam bursa bakal calon Bupati Rote Ndao pada Pilkada 2029. Menurut Simson, informasi tersebut sama sekali tidak berasal dari dirinya maupun keluarga.
"Sodamolek basodara semua, warga Nusa Fua Funi. Mencermati adanya postingan di media sosial tentang diri saya menjadi salah satu bakal calon Bupati Rote Ndao tahun 2029, perlu saya klarifikasi bahwa berita, wacana, maupun postingan tersebut tidak benar dan tidak pernah berasal dari saya pribadi maupun keluarga," tegas Simson kepada media ini.
Ia juga menyayangkan adanya upaya yang dinilai menggunakan isu politik untuk mempertentangkan nilai-nilai persatuan yang selama ini dijunjung masyarakat Rote Ndao.
"Kami menyayangkan bahwa motto Ita Esa sebagai simbol kultural dan etika mulai dipertentangkan secara politik sehingga berpotensi menimbulkan disharmonisasi, baik secara personal maupun kelompok di tengah masyarakat Rote Ndao. Ini tidak baik dan tidak relevan ketika pemerintah daerah bersama seluruh komponen masyarakat sedang berupaya menyejahterakan rakyat melalui berbagai program pembangunan," ujarnya.
Saat dikonfirmasi mengenai aktivitasnya yang cukup sering berada di Kabupaten Rote Ndao, Simson menjelaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari tugasnya sebagai Anggota DPRD Provinsi NTT dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTT 2 yang salah satunya meliputi Kabupaten Rote Ndao.
"Perlu diketahui masyarakat bahwa posisi saya saat ini adalah Anggota DPRD Provinsi NTT dari Dapil 2. Apa yang saya lakukan semata-mata adalah mendengar aspirasi masyarakat, menjalankan fungsi pengawasan, dan membantu Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui kewenangan di tingkat Provinsi NTT," jelasnya.
Simson juga menepis anggapan bahwa aktivitasnya di daerah merupakan bagian dari persiapan menuju kontestasi politik 2029. Ia menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menjalankan amanah sebagai wakil rakyat dan mendukung keberhasilan pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao.
"Jangan membuat opini yang membenturkan Bapak Bupati dan Mama Wakil. Ingat komitmen awal kami bahwa pemerintahan ini harus berjalan hingga selesai dengan baik. Jangan menciptakan politik yang memecah belah," tegasnya.
Menurut Simson, sampai saat ini dirinya tidak pernah memiliki keinginan ataupun agenda untuk maju sebagai calon Bupati Rote Ndao.
"Saya berharap masyarakat tidak terkecoh dengan postingan-postingan yang hanya ingin memecah belah. Sampai saat ini tidak pernah terpikir oleh saya untuk maju sebagai calon bupati. Fokus utama saya adalah bagaimana membangun Rote Ndao melalui peran saya sebagai Anggota DPRD Provinsi NTT," katanya.
Di akhir pernyataannya, Simson mengajak seluruh masyarakat Rote Ndao untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
"Kami menghimbau kepada seluruh anak bangsa yang memiliki Nusa Fua Funi agar tetap bersatu padu dan tidak saling mencederai dalam membangun serta memajukan daerah Rote Ndao tercinta," pungkasnya.
✒️: kl
