Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Jangan Cuma Lihat Status WhatsApp, Datang Juga ke Lokasi! Jokowi ke Kupang, Donny Famdale Ajak Warga Ramaikan Momen Bersejarah

Selasa, 28 Juli 2026 | Juli 28, 2026 WIB Last Updated 2026-07-28T13:29:03Z

 



Kupang, NTT– Kalau ada tetangga bikin pesta, masa kita cuma lihat videonya setelah acara selesai?


Kalau ada konser penyanyi favorit, rasanya kurang lengkap kalau hanya menunggu potongan video berdurasi 30 detik di media sosial.


Begitu pula ketika Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali menginjakkan kaki di Kota Kupang.


Momen seperti ini tidak datang setiap minggu.

Tidak juga setiap bulan.

Bahkan bisa jadi, inilah salah satu kesempatan yang kelak hanya tinggal menjadi cerita.


Karena itu, Donny Matius Famdale, tokoh muda sekaligus pengusaha otomotif dan mantan calon legislatif PSI, mengajak masyarakat Kota Kupang untuk hadir langsung menyambut kedatangan Jokowi.


Menurutnya, jangan sampai nanti hanya bisa berkata, "Andai kemarin saya datang."


"Ibarat matahari terbenam di Pantai Lasiana, kalau terlambat lima menit saja, yang tersisa hanya cahaya di langit. Momen itu tidak bisa diputar ulang," ujar Donny dengan senyum.


Baginya, kehadiran Jokowi bukan sekadar kunjungan seorang mantan Presiden.


Ini adalah kesempatan masyarakat menunjukkan keramahan khas Nusa Tenggara Timur.


Jangan sampai nanti halaman media sosial penuh komentar, tetapi jalan yang dilalui tamu justru sepi.


"Ibarat kita undang tamu ke rumah, masa tuan rumah malah mengintip dari balik jendela?" katanya berseloroh.


Donny mengajak masyarakat datang dengan tertib, menjaga keamanan, serta menunjukkan budaya santun masyarakat Kota Kupang.


"Bapak Jokowi pernah memimpin negeri ini selama sepuluh tahun. Apa pun pilihan politik kita hari ini, beliau pernah menjadi Presiden Republik Indonesia. Mari kita sambut beliau dengan hormat dan penuh sukacita," ujarnya.


Donny mengatakan, semangat menyambut tamu besar mencerminkan karakter masyarakat Kupang yang terbuka dan ramah.


Ia berharap jalan-jalan yang akan dilalui Jokowi dipenuhi wajah-wajah yang tersenyum, bukan sekadar deretan telepon genggam yang merekam dari kejauhan.


Sebab, menurutnya, ada kenangan yang lebih indah daripada sekadar mengunggah video.


Yaitu bisa berkata kepada anak atau cucu kelak, "Waktu itu saya ikut menyambut langsung Pak Jokowi di Kota Kupang."


Donny sendiri mengaku akan hadir bersama masyarakat menyambut kedatangan Jokowi


Bukan karena sedang mengejar jabatan politik.

Bukan pula karena ingin mencari perhatian.


Melainkan karena ia percaya, menghormati seorang pemimpin yang pernah mengabdi kepada bangsa adalah bagian dari budaya menghargai jasa.


"Ibarat pertandingan sepak bola, peluit memang sudah berbunyi. Tetapi tepuk tangan untuk pemain yang telah menyelesaikan pertandingan dengan baik tetap layak diberikan," katanya.


Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang untuk menjadikan kunjungan Jokowi sebagai pesta kebersamaan.


Datanglah dengan tertib.

Tersenyumlah kepada tamu.

Jaga keamanan.


Karena pada akhirnya, tamu akan pulang membawa satu kesan.


Dan semoga kesan yang dibawa dari Kota Kupang adalah bahwa masyarakat NTT bukan hanya kaya budaya, tetapi juga kaya keramahan.


Sebab, seperti kata orang tua dulu, tamu memang datang membawa cerita, tetapi tuan rumah yang baik akan meninggalkan kenangan.

✒️; kl