Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Satu Tahun Kepemimpinan Ully Riwu Kaho Tuai Apresiasi, Sivitas Akademika Nilai UPG 1945 NTT Bergerak ke Arah Lebih Maju

Jumat, 10 Juli 2026 | Juli 10, 2026 WIB Last Updated 2026-07-10T11:40:36Z

 



KUPANG, NTT Satu tahun kepemimpinan Rektor UPG 1945 NTT, Ully Riwu Kaho, mendapat apresiasi dari berbagai unsur sivitas akademika. Mulai dari jajaran wakil rektor, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, kepala lembaga hingga perwakilan media menilai kepemimpinan Ully telah membawa perubahan nyata dalam tata kelola kampus, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan akademik, serta perluasan jejaring kerja sama.


Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Rektor UPG 1945 NTT yang berlangsung di Kupang, Jumat (10/7/2026).


Berbagai testimoni yang disampaikan menunjukkan optimisme seluruh elemen kampus terhadap arah pembangunan universitas yang dinilai semakin terarah menuju perguruan tinggi yang unggul, profesional, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.


Wakil Rektor I, Dr. Zumy Dami, S.Th., M.Pd., mengatakan selama satu tahun terakhir banyak perubahan positif yang berhasil diwujudkan di bawah kepemimpinan Ully Riwu Kaho.


Menurutnya, salah satu capaian penting adalah keberhasilan membangun berbagai kerja sama dengan instansi pemerintah, perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dunia usaha, maupun berbagai mitra strategis lainnya.


Ia menilai kerja sama tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa.


Selain membangun jejaring eksternal, menurut Zumy, Rektor juga berhasil membangun budaya kerja yang lebih kolaboratif di lingkungan internal kampus.


Seluruh unit kerja didorong untuk bekerja secara terpadu, saling mendukung, dan memiliki tujuan yang sama.


"Selama satu tahun ini kita melihat semangat kebersamaan semakin kuat. Kita diajak bekerja sebagai satu tim. Tujuan utama kita tetap mahasiswa. Semua program yang dilakukan harus bermuara pada peningkatan pelayanan kepada mahasiswa," katanya.


Ia berharap semangat tersebut terus dipelihara sehingga UPG 1945 NTT semakin disegani, baik di lingkungan perguruan tinggi di NTT maupun di tingkat nasional.


Wakil Rektor II, Ir. Darmanto Kisse, M.P., menilai perubahan besar juga terlihat pada aspek tata kelola administrasi, sistem keuangan, pengelolaan aset, hingga penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP).


Menurutnya, berbagai pembenahan yang dilakukan selama satu tahun terakhir telah memberikan kepastian dalam pembagian tugas serta meningkatkan efektivitas pelayanan.


Ia mengatakan setiap unit kerja kini memiliki arah kerja yang semakin jelas sehingga pelaksanaan tugas menjadi lebih terukur.


"Perubahan memang membutuhkan proses. Namun fondasi yang dibangun selama satu tahun ini sudah sangat baik. SOP mulai ditata, administrasi semakin tertib, dan pelayanan kepada masyarakat juga semakin baik," ujarnya.


Ia menambahkan bahwa peningkatan disiplin kerja menjadi salah satu budaya yang terus dibangun sehingga seluruh pegawai memiliki tanggung jawab yang sama dalam mendukung kemajuan universitas.


Wakil Rektor III, Petrisia A. Waluwandja, S.Th., M.Pd., mengapresiasi perhatian besar pimpinan terhadap pengembangan kemahasiswaan.


Menurutnya, selama satu tahun terakhir berbagai program pembinaan mahasiswa terus ditingkatkan, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan karakter.


Ia berharap mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, kreativitas, serta daya saing yang tinggi.


"Semangat perubahan yang dibangun pimpinan harus terus dijaga agar mahasiswa semakin berkembang dan kampus semakin dipercaya masyarakat," ujarnya.


Perwakilan pimpinan fakultas, Dr. Stefanus Reinati, S.E., M.M., mengatakan berbagai pembangunan yang dilakukan selama satu tahun terakhir menunjukkan keseriusan pimpinan dalam meningkatkan kualitas universitas.


Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan tata kelola menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan kampus.


Ia optimistis kepemimpinan Ully Riwu Kaho mampu membawa UPG 1945 NTT menjadi universitas yang semakin kompetitif.


"Upaya-upaya ini memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa UPG mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya," katanya.


Meski demikian, ia berharap perhatian terhadap peningkatan riset dan publikasi ilmiah terus diperkuat pada tahun-tahun mendatang.


Perwakilan dosen, Dr. Made Susilawati, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kepemimpinan rektor telah mendorong peningkatan mutu akademik secara signifikan.


Menurutnya, berbagai kebijakan terkait akreditasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, hingga peningkatan prestasi mahasiswa mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.


Ia mengatakan dosen merasakan adanya semangat baru dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.


"Kami melihat adanya dorongan yang kuat untuk meningkatkan kualitas akademik. Hal ini menjadi motivasi bagi dosen agar terus berkembang," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Bagian Kepegawaian, Semuel Detan, S.E., memberikan apresiasi terhadap perhatian pimpinan dalam pengembangan sumber daya manusia.


Ia menyebut selama satu tahun terakhir terjadi peningkatan jumlah dosen yang memperoleh kenaikan jabatan fungsional, lulus sertifikasi dosen, serta mendapatkan kesempatan melanjutkan studi doktoral (S3).


Selain itu, banyak dosen didorong mengikuti program beasiswa pemerintah sehingga kualitas SDM kampus terus meningkat.


"Investasi terbesar sebuah universitas adalah sumber daya manusianya. Kami melihat komitmen pimpinan sangat besar dalam meningkatkan kualitas dosen dan tenaga kependidikan," katanya.


Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), D.L.N. Bessie, S.H., M.Hum., mengatakan refleksi satu tahun kepemimpinan harus menjadi momentum memperkuat budaya mutu di lingkungan universitas.


Ia mengajak seluruh dosen meningkatkan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta memperbanyak proposal hibah penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat yang didanai pemerintah.


Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kekuatan budaya akademik.


Perwakilan media, Yulius Tamonob, turut memberikan apresiasi terhadap keterbukaan informasi yang dibangun UPG 1945 NTT selama satu tahun terakhir.


Menurutnya, komunikasi yang baik antara kampus dan media membuat berbagai informasi mengenai perkembangan universitas dapat tersampaikan secara cepat, objektif, dan berimbang kepada masyarakat.


Ia berharap hubungan baik tersebut terus dipertahankan agar masyarakat semakin mengenal berbagai prestasi dan perkembangan UPG 1945 NTT.


Berbagai testimoni yang disampaikan dalam refleksi satu tahun kepemimpinan tersebut menjadi gambaran bahwa perubahan di UPG 1945 NTT mulai dirasakan oleh seluruh unsur kampus.


Meskipun masih terdapat berbagai tantangan yang harus diselesaikan, seluruh sivitas akademika sepakat bahwa fondasi perubahan telah dibangun dengan baik.


Mereka berharap memasuki tahun kedua kepemimpinan Ully Riwu Kaho, berbagai program peningkatan kualitas akademik, penguatan SDM, riset, kerja sama, pelayanan kepada mahasiswa, serta tata kelola universitas dapat terus dilanjutkan sehingga UPG 1945 NTT semakin berkembang menjadi perguruan tinggi unggul, profesional, adaptif, dan menjadi pilihan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

✒️: kl