Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

"Saya Boleh Tiada, Tapi Budaya Hewokloang Harus Tetap Hidup!" Cletus Beru Persembahkan Perjuangannya untuk Para Leluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | Juli 26, 2026 WIB Last Updated 2026-07-25T20:45:33Z


Maumere, NTT, 25 Juli 2026 – Bagi Cletus Beru, keberhasilan menembus lima besar nominasi Local Hero in Tourism (Pejuang Pariwisata Indonesia) 2026 bukanlah puncak pencapaian. Di balik prestasi tersebut, ia justru mempersembahkan seluruh dedikasi dan perjuangannya kepada para leluhur Hewokloang yang telah mewariskan kekayaan budaya bagi generasi saat ini.


Di hadapan tim dewan juri Wonderful Indonesia Awards 2026 dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Cletus menegaskan bahwa perjuangannya bukan untuk mengejar penghargaan, melainkan memastikan warisan budaya tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus.


"Harapan saya, ini bukan titik akhir perjuangan. Justru ini menjadi motivasi untuk terus menjaga, merawat, dan mempertahankan budaya yang kami miliki. Saya boleh tiada, tetapi budaya Hewokloang tidak boleh ikut hilang. Perjuangan ini harus diteruskan oleh generasi penerus agar tidak pernah punah," tegasnya.


Dengan penuh rasa hormat, Cletus kemudian mempersembahkan seluruh pencapaiannya kepada para leluhur yang telah menjadi sumber inspirasi perjuangannya.


"Semua dedikasi dan perjuangan ini saya persembahkan kepada para leluhur yang telah mengajarkan kami arti kehidupan melalui budaya serta mewariskan kekayaan adat dan tradisi yang begitu luar biasa.


Tanpa warisan mereka, kami tidak akan memiliki jati diri seperti hari ini. Tugas kami bukan hanya menjaga dan merawatnya, tetapi juga memastikan budaya ini tetap hidup, dicintai, dan diwariskan kepada generasi penerus. Inilah bentuk penghormatan kami kepada para leluhur Hewokloang," ungkap Cletus.


Ia mengaku sangat terharu melihat seluruh masyarakat Desa Wisata Umauta bersatu, bergotong royong, dan bekerja tanpa mengenal lelah demi menyambut kedatangan tim dewan juri.


"Kebanggaan ini bukan milik saya seorang. Ini adalah kebanggaan seluruh masyarakat Umauta yang dengan tulus bekerja bersama sejak beberapa hari sebelum kunjungan hingga hari ini.


Semangat mereka adalah kekuatan terbesar yang membuat saya yakin budaya kita akan terus hidup," ujarnya.


Menurut Cletus, apabila dirinya dipercaya meraih predikat Local Hero in Tourism 2026, penghargaan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan amanah untuk bekerja lebih keras dalam menjaga budaya dan membangun pariwisata berbasis masyarakat.


"Selama napas masih berembus dan kami masih menghirup udara di tanah ini, perjuangan menjaga budaya, membesarkan Desa Wisata Umauta, dan mengangkat martabat masyarakat melalui pariwisata tidak akan pernah berhenti," tutup Cletus Beru.


Pernyataan Cletus Beru menjadi penegasan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama. Baginya, penghormatan tertinggi kepada para leluhur adalah menjaga agar budaya Hewokloang tetap hidup, dicintai generasi muda, dan terus menjadi kebanggaan Kabupaten Sikka serta Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional maupun internasional.

✒️; Albert Cakramento