Maumere, NTT, 24 Juli 2026 – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Sikka, Paulus Yohakim, bersama seluruh jajaran pengurus menyatakan dukungan penuh kepada Sudaryono untuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN). TMI Sikka juga menyatakan kesiapan berkolaborasi dan mengambil peran dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama melalui penguatan peran petani sebagai pemasok bahan pangan lokal bergizi.
Paulus Yohakim menyampaikan ucapan selamat dan proficiat kepada Sudaryono atas amanah yang diberikan untuk memimpin Badan Gizi Nasional.
Menurutnya, kepercayaan tersebut membawa tanggung jawab besar, terutama dalam memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Paulus menegaskan, seluruh jajaran pengurus DPD TMI Kabupaten Sikka memberikan dukungan terhadap kepemimpinan Sudaryono serta siap berkolaborasi dalam menyukseskan Program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami mengucapkan selamat dan proficiat kepada Bapak Sudaryono atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin Badan Gizi Nasional. Kami yakin di bawah kepemimpinan beliau, Program Makan Bergizi Gratis akan berjalan semakin baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia,” ujar Paulus Yohakim.
Menurut Paulus, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan bagi penerima manfaat, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan sektor pertanian dan ketersediaan bahan pangan.
Petani, kata dia, memiliki posisi strategis sebagai salah satu mata rantai utama dalam penyediaan berbagai kebutuhan pangan bergizi.
Karena itu, pelaksanaan MBG diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas, bukan hanya terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi petani dan produsen pangan lokal.
DPD TMI Kabupaten Sikka, lanjut Paulus, siap mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat keterlibatan petani pada ekosistem Program MBG.
Menurutnya, kebutuhan bahan pangan dalam pelaksanaan program tersebut dapat menjadi peluang besar untuk mendorong peningkatan produksi pertanian sekaligus memperluas pasar bagi hasil pertanian masyarakat.
Dengan melibatkan petani dan memanfaatkan potensi pangan lokal, Program MBG diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di daerah.
Hal tersebut dinilai sejalan dengan perjuangan Tani Merdeka Indonesia dalam mendorong peningkatan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Paulus menilai sinergi antara Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, petani, serta berbagai elemen masyarakat menjadi penting agar pelaksanaan Program MBG dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
TMI Sikka pun menyatakan siap mengambil bagian sesuai kapasitas organisasi dalam mendukung keberhasilan program tersebut di Kabupaten Sikka.
Dukungan itu, menurut Paulus, dapat diwujudkan dengan mendorong petani meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian sehingga kebutuhan pangan bergizi dapat semakin banyak dipenuhi dari produksi lokal.
Dengan demikian, manfaat Program MBG diharapkan tidak berhenti pada penerima makanan bergizi, tetapi turut menggerakkan sektor pertanian dan perekonomian masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Paulus Yohakim bersama seluruh jajaran pengurus DPD TMI Kabupaten Sikka mendoakan agar Sudaryono senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah memimpin Badan Gizi Nasional.
“Selamat bertugas kepada Bapak Sudaryono. Semoga kepemimpinan Bapak membawa Badan Gizi Nasional semakin maju, menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis, memperkuat ketahanan pangan, serta mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Paulus Yohakim.
