Kota Kupang, NTT – Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan bahwa pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 bukan hanya sebatas penyajian angka dalam laporan keuangan, melainkan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga akuntabilitas, transparansi, dan tanggung jawab terhadap amanah masyarakat.
Hal itu disampaikan Wali Kota saat menyampaikan pendapat akhir Pemerintah Kota Kupang dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kupang mengenai Persetujuan Penetapan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Rabu (8/7/2026).
Menurut Christian Widodo, setiap rupiah yang dikelola pemerintah harus dipertanggungjawabkan dan dikembalikan kepada masyarakat melalui pelayanan publik serta pembangunan yang berkualitas.
"Pertanggungjawaban APBD bukan hanya berbicara tentang angka dan laporan keuangan. Di balik setiap rupiah terdapat harapan masyarakat, kepercayaan publik, dan tanggung jawab kita untuk memastikan seluruh anggaran benar-benar kembali kepada rakyat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan yang semakin baik," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Kupang atas kerja sama, pengawasan, kritik, saran, dan masukan yang diberikan selama proses pembahasan laporan pertanggungjawaban APBD.
Menurutnya, setiap kritik merupakan ruang untuk belajar, setiap koreksi adalah kesempatan untuk memperbaiki diri, dan setiap masukan menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
Christian Widodo juga menyampaikan terima kasih atas persetujuan DPRD terhadap penetapan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Ia menilai persetujuan tersebut menjadi bukti bahwa hubungan antara eksekutif dan legislatif berjalan dalam semangat demokrasi yang sehat, saling mengawasi, saling menguatkan, dan memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Kupang.
Karena itu, ia mengajak seluruh unsur pemerintahan untuk terus memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif.
"Berbeda peran, berbeda kewenangan, tetapi memiliki tujuan yang sama untuk membangun Kota Kupang. Datang bersama adalah sebuah permulaan, tetap bersama adalah sebuah kemajuan, dan bekerja bersama adalah sebuah kesuksesan," ungkapnya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintahan berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari kalangan profesional, pengusaha hingga birokrat. Namun seluruh perbedaan tersebut harus disatukan demi kepentingan masyarakat.
Ia berharap seluruh jajaran pemerintah dan DPRD terus bekerja sama melampaui kepentingan politik maupun kekuasaan, serta fokus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Di akhir penyampaiannya, Christian Widodo menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kota Kupang atas kemitraan yang terus terjalin dalam membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
✒️: kl
