Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Di Tengah Riuh Carnaval Gajah, Jokowi Resmi Diterima sebagai Saudara Raja-Raja Timor

Sabtu, 01 Agustus 2026 | Agustus 01, 2026 WIB Last Updated 2026-08-01T14:12:09Z

 



Di Timor, penghormatan adat bukan sekadar seremoni. Ia merupakan simbol persaudaraan, penghargaan, dan kepercayaan yang diberikan kepada seseorang yang dinilai memiliki hubungan batin serta jasa yang dihormati oleh masyarakat adat. Karena itu, ketika ribuan masyarakat memadati kawasan Lai Lai Bissi Kopan (LLBK), Kota Kupang, Sabtu (1/8/2026), mereka tidak hanya menyaksikan sebuah festival budaya, tetapi juga sebuah prosesi adat yang sarat makna.


Usai menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang di Hotel Harper, Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) tiba di lokasi Carnaval Gajah. Kehadirannya disambut antusias masyarakat. Tepuk tangan bergemuruh, lambaian tangan mengiringi langkahnya, sementara ribuan telepon genggam terangkat untuk mengabadikan momen tersebut. Jalan menuju lokasi acara berubah menjadi lautan manusia yang ingin melihat langsung sosok mantan kepala negara itu.


Puncak acara berlangsung saat Jokowi mengikuti prosesi adat dan diterima sebagai Saudara Raja-Raja Timor, sebuah penghormatan adat yang mencerminkan ikatan persaudaraan dan penghargaan dari para pemimpin adat Timor. Prosesi berlangsung khidmat di hadapan ribuan warga dan dipimpin oleh para raja serta tokoh adat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.


Prosesi tersebut turut dihadiri Raja Amanatun Drs. Jonathan Banunaek, Raja Wewiku-Wehali Malaka Wembrif Nope, Raja Molo Jems H. Pua Leu Sonbai, Raja Biboki Charles Usboko, Raja Biboki Nulat Aloysius Lake, serta Raja Amfoang Robet Manoh. Kehadiran para pemangku adat dari berbagai wilayah di Pulau Timor menambah kekhidmatan prosesi yang menjadi bagian dari rangkaian Carnaval Gajah.


Di balik kemeriahan itu, suasana lebih menyerupai pertemuan keluarga besar. Anak-anak duduk di pundak orang tuanya, para lansia rela berdiri berjam-jam, sementara kaum muda berlomba mengabadikan setiap detik acara melalui kamera telepon genggam. Tawa, sorak, dan sapaan hangat berpadu dengan lantunan budaya yang mengiringi jalannya prosesi.


Ketika matahari mulai condong ke barat, prosesi adat pun berakhir. Namun yang tertinggal bukan sekadar rangkaian upacara, melainkan pesan tentang persaudaraan, penghormatan terhadap adat, dan kebersamaan. Bagi ribuan masyarakat yang hadir, 1 Agustus 2026 akan dikenang sebagai hari ketika budaya Timor kembali menunjukkan jati dirinya melalui prosesi penerimaan Joko Widodo sebagai Saudara Raja-Raja Timor, yang disaksikan langsung oleh para raja adat dan ribuan warga di Carnaval Gajah.

✒️: kl