Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Gubernur Melki Laka Lena Siang Ini Bertolak ke Flores, Cek Langsung Kondisi Korban Gempa

Sabtu, 15 Agustus 2026 | Agustus 15, 2026 WIB Last Updated 2026-08-15T04:05:17Z

 



Kupang, NTT, 15 AGUSTUS 2026 — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena dijadwalkan bertolak ke Flores pada Sabtu siang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mengecek langsung kondisi masyarakat dan wilayah yang terdampak gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu pagi.


Rencana kunjungan tersebut disampaikan Melki saat mengawali pidato pembangunannya dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin hanya menerima laporan dari daerah, tetapi akan turun langsung memastikan kondisi masyarakat serta kebutuhan penanganan di lapangan.


“Siang hari ini nanti saya bersama Forkopimda akan ke Flores untuk langsung mengecek kondisi di lapangan. Sore kami sudah bisa balik ke sini untuk menyampaikan kepada kita di NTT maupun juga nanti di Jakarta,” ujar Melki.


“Duka Flores adalah Duka Kita”


Sebelum memaparkan capaian pembangunan NTT, Melki mengawali pidatonya dengan menyampaikan pesan solidaritas kepada masyarakat Flores yang terdampak gempa.


Ia mengajak seluruh masyarakat NTT untuk merapatkan barisan, mengulurkan tangan dan memberikan bantuan serta doa terbaik kepada warga yang sedang menghadapi bencana.


“Yang tertusuk padamu, berdarah padaku, adalah spirit yang mesti menyatukan kita sebagai sesama saudara, sebangsa, setanah air, dan juga sesama saudara se-Flobamora,” kata Melki.


Ia menegaskan bahwa musibah di Flores bukan hanya menjadi persoalan masyarakat di wilayah terdampak, tetapi merupakan duka seluruh masyarakat NTT dan Indonesia.


“Duka Flores adalah duka kita juga di NTT dan duka Indonesia,” tegasnya.


Dalam pidatonya, Melki juga menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Flores.


Menurut Melki, Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) telah meminta agar pemerintah memberikan dukungan dan memastikan tidak ada satu pun korban yang ditinggalkan dalam penanganan bencana.


“Tadi pagi juga Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan atensi khusus melalui Mensesneg agar kita semua nanti memberikan dukungan dan memastikan betul bahwa tidak ada satu pun korban yang ditinggalkan di Flores,” ungkapnya.


Perhatian pemerintah pusat tersebut menjadi bagian dari koordinasi penanganan bencana yang melibatkan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri serta unsur terkait lainnya.


Bantuan Makanan dan Kebutuhan Dasar Diminta Segera Disalurkan


Melki juga meminta agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak segera dipenuhi.


Ia telah meminta toko-toko yang menyediakan makanan, minuman dan kebutuhan masyarakat untuk turut memberikan bantuan hingga tingkat desa dan kelurahan.


Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui TNI, Polri, Forkopimda dan pemerintah daerah kabupaten/kota.


Bantuan yang menjadi perhatian antara lain makanan, minuman, selimut dan kebutuhan dasar lainnya bagi masyarakat yang terdampak.


“Saya sudah minta juga kepada seluruh toko-toko makanan, minuman dan juga kebutuhan bagi para korban di Flores untuk memberikan bantuan sampai pada level desa dan kelurahan,” ujarnya.


Melki meminta bantuan yang tersedia di wilayah Flores dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa menunggu seluruh bantuan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat tiba.


Menurut Melki, bantuan dari Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah pusat sedang dalam perjalanan menuju wilayah terdampak.


Karena itu, ia meminta seluruh pihak yang memiliki kemampuan untuk membantu agar bergerak cepat memenuhi kebutuhan masyarakat pada masa tanggap awal.


“Bantuan dari provinsi dan pusat lagi on the way ke lokasi,” kata Melki.


Ia menegaskan bahwa dalam kondisi darurat, kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas utama.


Persoalan administrasi dan perhitungan pembiayaan bantuan akan dibicarakan kemudian setelah kebutuhan mendesak masyarakat terpenuhi.


“Jadi khusus yang hari ini kami minta, untuk seluruh dukungan diberikan. Nanti hitung-hitungan pembiayaan kita akan atur di kemudian hari,” tegasnya.


Keberangkatan Melki ke Flores bersama jajaran Forkopimda diharapkan dapat memberikan gambaran langsung mengenai dampak gempa serta kebutuhan masyarakat di lapangan.


Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri dan unsur lainnya berjalan efektif.


Melki mengatakan hasil peninjauan lapangan nantinya akan disampaikan kembali kepada masyarakat NTT serta pemerintah pusat di Jakarta.


Dengan demikian, keputusan mengenai penanganan berikutnya dapat dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.


Gempa utama berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.


Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah dan sempat menimbulkan kepanikan, terutama masyarakat yang berada di kawasan pesisir.


Setelah gempa utama, sejumlah gempa susulan juga tercatat, termasuk gempa dengan kekuatan hingga Magnitudo 6,2.


Kondisi tersebut membuat masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, pemerintah daerah serta aparat setempat.


Bagi masyarakat yang terdampak, pemerintah mengimbau agar tetap berada di lokasi yang aman, menjauhi bangunan yang rusak dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.


Pemerintah Pastikan Tidak Ada Korban Terabaikan


Kunjungan langsung Gubernur NTT ke Flores menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan.


Melki menegaskan semangat gotong royong harus menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi bencana.


Ia mengajak seluruh masyarakat NTT, pemerintah, dunia usaha dan berbagai pihak untuk bersama-sama membantu saudara-saudara di Flores.


Menurutnya, bencana tidak boleh membuat masyarakat berjalan sendiri-sendiri.


Solidaritas antardaerah dan antarmasyarakat menjadi kekuatan penting dalam proses penanganan dan pemulihan.


“Duka Flores adalah duka kita juga di NTT dan duka Indonesia,” kembali ditegaskan Melki.


Siang ini, Gubernur Melki Laka Lena bersama Forkopimda dijadwalkan bertolak ke Flores untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak.


Pemerintah Provinsi NTT memastikan penanganan akan dilakukan secara bersama-sama agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dan tidak ada korban yang terabaikan.

✒️; kl