Kupang, NTT — Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Rayon 7 GMIT Silo Naikoten 1, Kota Kupang, berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan yang menghadirkan tawa, sukacita, dan semangat kebersamaan warga jemaat, Minggu (16/8/2026).
Mengusung tema “Indonesia Negaraku”, kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WITA tersebut dipusatkan di Rumah Ka’ Arni Udju Lomi dan melibatkan anak-anak Sekolah Minggu, remaja, taruna, guru, orang tua, serta jemaat.
Berbagai lomba digelar sesuai kelompok usia, mulai dari lomba konsentrasi warna, tebak gambar, estafet gelas dan sedotan, hingga lomba “Pakai Baju Tercepat dengan Balon” yang membuat suasana semakin meriah dan penuh tawa.
Untuk kelas cilik, peserta mengikuti lomba konsentrasi warna. Permainan tersebut melatih kemampuan anak dalam berkonsentrasi sekaligus memberikan pengalaman bermain bersama teman-teman dalam suasana perayaan kemerdekaan.
Sementara itu, kelas besar mengikuti lomba tebak gambar. Para peserta ditantang untuk mengandalkan ketelitian dan kemampuan mengenali gambar dengan cepat.
Kemeriahan semakin terasa ketika kelas tengah mengikuti lomba estafet gelas dan sedotan. Permainan ini membutuhkan kecepatan, konsentrasi, kekompakan, serta kerja sama antarpeserta.
Tidak hanya anak-anak, remaja, taruna, dan guru juga ikut ambil bagian dalam perlombaan “Pakai Baju Tercepat dengan Balon.” Lomba tersebut menjadi salah satu momen yang paling mengundang tawa dari peserta maupun warga yang menyaksikan.
Sorak-sorai dan dukungan orang tua, guru Sekolah Minggu, serta jemaat membuat suasana di lokasi kegiatan semakin hidup. Peserta tampak antusias mengikuti setiap perlombaan hingga kegiatan berakhir.
Namun, perayaan HUT RI ke-81 tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan untuk mendapatkan hadiah. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, persaudaraan, serta cinta tanah air.
Bagi anak-anak Sekolah Minggu, momentum kemerdekaan menjadi bagian dari proses pembinaan sejak dini. Mereka diajak memahami bahwa menjadi generasi penerus bangsa tidak hanya berkaitan dengan prestasi, tetapi juga bagaimana membangun persaudaraan, menghargai orang lain, bekerja sama, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan yang melibatkan berbagai kelompok usia tersebut juga memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan melalui hal-hal sederhana yang mempererat hubungan antarwarga jemaat.
Di penghujung kegiatan, para peserta menerima hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat mereka selama mengikuti perlombaan.
Para pembina dan Guru Sekolah Minggu juga menyampaikan pesan agar anak-anak dapat memaknai kemerdekaan sebagai anugerah Tuhan sekaligus menghargai perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Melalui kegiatan hari ini, mari kita belajar untuk saling mengasihi, bekerja sama, dan menjadi generasi penerus yang membawa Indonesia menjadi bangsa yang makmur, damai, dan berkat.”
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Part Lingkungan 7 GMIT Silo Naikoten 1 kemudian berakhir dalam suasana penuh senyum dan sukacita.
Semangat “Indonesia Negaraku” tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan, tetapi juga melalui persaudaraan yang semakin erat antara anak-anak Sekolah Minggu, guru, orang tua, remaja, taruna, dan seluruh jemaat Part Lingkungan 7.
Perayaan tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat terus dirawat dari lingkungan terkecil melalui kebersamaan, gotong royong, kasih persaudaraan, dan pembinaan generasi muda.
✒️: Eh
