Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Posko BAGUNA Masif Bergerak, Komunitas Ikut Salurkan Donasi untuk Warga Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | Agustus 18, 2026 WIB Last Updated 2026-08-18T14:08:47Z


Maumere, NTT, 18 Agustus 2026 —  Gerakan kemanusiaan membantu warga terdampak gempa Flores terus menguat. Posko BAGUNA PDI Perjuangan menjadi salah satu titik yang aktif bergerak menyalurkan bantuan sekaligus memenuhi kebutuhan warga di lokasi pengungsian.


Pergerakan tersebut turut mendorong berbagai pihak untuk ikut ambil bagian.


 Salah satunya Yayasan Bambu Lingkungan Lestari, yang menyalurkan donasi melalui Dapur BAGUNA PDI Perjuangan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih menghadapi situasi sulit pascagempa.


Koordinator Yayasan Bambu Lingkungan Lestari, Yuyun Darti Baetal, mengatakan keputusan untuk ikut berdonasi dilandasi kepedulian terhadap kondisi masyarakat terdampak, sekaligus setelah melihat langsung aktivitas Posko BAGUNA yang dinilai masif dalam membantu warga.


“Karena Posko BAGUNA kami lihat sangat masif bergerak, sehingga kami ikut berdonasi melalui Dapur BAGUNA PDI Perjuangan,” ungkap Yuyun.


Menurut Yuyun, keterlibatan masyarakat, komunitas, organisasi maupun kelompok relawan sangat penting dalam situasi bencana.


 Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang masih bertahan di lokasi pengungsian.


Namun, ia juga menyoroti keberadaan sejumlah posko pengungsian yang dibangun secara mandiri oleh masyarakat.


 Posko-posko tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena belum seluruhnya masuk dalam pendataan.


“Ketika kami bertanya di beberapa titik, ternyata ada beberapa posko yang mereka bangun secara mandiri. Karena mereka secara mandiri, mereka tidak tercatat, sehingga bantuan-bantuan itu tidak didatangkan. Ini menjadi problem juga dalam proses distribusi,” ujarnya.


Karena itu, Yuyun menilai pendataan dan pemetaan terhadap seluruh titik pengungsian perlu diperkuat. Jangan sampai warga yang mengungsi secara mandiri justru luput dari distribusi bantuan hanya karena lokasi mereka belum tercatat.


Ia berharap bantuan yang dihimpun melalui Dapur BAGUNA PDI Perjuangan dapat terus bergerak menjangkau masyarakat terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.


“Harapan saya sebenarnya tidak banyak. Apa yang kami bantu mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Yang paling penting, pendistribusiannya juga bisa tepat sasaran, sehingga apa yang kami sampaikan benar-benar tersalurkan,” kata Yuyun.


Di tengah situasi pascagempa Flores, keberadaan dapur umum dan posko kemanusiaan bukan sekadar tempat menyalurkan bantuan.


 Lebih dari itu, keberadaan posko menjadi bentuk nyata bahwa warga yang sedang menghadapi masa sulit tidak berjalan sendirian.


Kolaborasi antara relawan, yayasan, komunitas, organisasi dan berbagai elemen masyarakat diharapkan terus diperkuat agar bantuan dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan, termasuk mereka yang bertahan di posko-posko pengungsian mandiri yang belum terdata.

✒️: Albert Cakramento