Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Warga Terharu Didatangi Ketua Dprd Sikka, Ada Pesan Penting Soal Bantuan

Minggu, 16 Agustus 2026 | Agustus 16, 2026 WIB Last Updated 2026-08-16T10:18:59Z


Maumere, NTT, 16 Agustus 2026 — Bukan sekadar datang membawa makanan. Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Stefanus Sumandi, di tengah warga yang mengungsi secara mandiri membawa pesan penting: jangan sampai ada korban bencana yang luput dari pendataan dan bantuan pemerintah.


Stefanus turun langsung ke sejumlah titik pengungsian mandiri didampingi tiga anggota DPRD Kabupaten Sikka dari Fraksi PDI Perjuangan, yakni Darius Evensius, Alfonsus Ambrosius, dan Benediktus Lukas Raja.


Bersama tim Dapur BAGUNA PDI Perjuangan, mereka menyambangi warga yang masih bertahan di tengah situasi darurat pascagempa.


Makanan yang disiapkan dari Dapur BAGUNA di Sekretariat PDI Perjuangan, Jalan Wairklau, Maumere, dibawa langsung dan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.


Kedatangan rombongan disambut warga dengan penuh haru. Bagi mereka, makanan yang diterima memang sangat berarti. Namun, perhatian yang diberikan secara langsung ke lokasi pengungsian memiliki makna yang jauh lebih dalam.


Warga merasa keberadaan mereka masih diperhatikan di tengah kondisi yang serba tidak pasti.


Di sela-sela pembagian makanan, Stefanus juga menyampaikan pesan penting kepada para pengungsi mandiri agar segera melaporkan diri kepada pemerintah melalui kelurahan masing-masing untuk didata.


Menurut Stefanus, pendataan menjadi hal penting agar pemerintah mengetahui keberadaan warga terdampak, jumlah mereka, serta kebutuhan yang harus dipenuhi.


Dengan demikian, warga yang mengungsi secara mandiri dapat memperoleh bantuan lanjutan dari pemerintah sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.


“Jangan lupa melaporkan diri melalui kelurahan supaya bisa didata pemerintah. Dengan begitu, bantuan lanjutan nantinya dapat disalurkan kepada warga yang memang membutuhkan,” pesan Stefanus kepada warga.


Pesan tersebut menjadi penting karena tidak semua korban gempa berada di posko resmi.


 Sebagian warga memilih mengungsi secara mandiri bersama keluarga di berbagai lokasi. 


Mereka tetap korban bencana dan tetap membutuhkan perhatian.


Di tengah suasana bencana, kehadiran Stefanus Sumandi bersama Darius Evensius, Alfonsus Ambrosius, dan Benediktus Lukas Raja, yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Sikka dari Fraksi PDI Perjuangan, menjadi gambaran bahwa seorang pemimpin tidak cukup hanya memberikan instruksi dari balik meja.


Pemimpin sejati adalah pemimpin yang selalu siap turun menyapa warganya dalam situasi apa pun.


Bukan hanya ketika keadaan aman dan suasana penuh kegembiraan, tetapi justru ketika rakyat sedang takut, membutuhkan makanan, dan menanti uluran tangan.


Bagi warga yang sedang menghadapi bencana, kehadiran seorang pemimpin di tengah mereka bukan sekadar kunjungan. Itu adalah bentuk kepedulian dan penguatan bahwa mereka tidak sendirian.


Sebuah bungkus makanan mungkin hanya cukup untuk satu kali makan. Tetapi sebuah kunjungan langsung dapat memberikan sesuatu yang jauh lebih besar: rasa diperhatikan, didengar, dan tidak dilupakan.


Di tengah situasi darurat yang masih berlangsung, pesan Stefanus pun menjadi pengingat:

Pastikan diri terdata, agar bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.


Dan lebih dari itu, aksi tersebut meninggalkan satu pesan kuat:

“Pemimpin sejati bukan hanya hadir ketika keadaan baik-baik saja.


 Pemimpin sejati hadir ketika rakyat membutuhkan—turun langsung, menyapa, mendengar, dan berdiri bersama rakyat dalam situasi apa pun.”

✒️: Albert Cakramento