Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Simson Polin Apresiasi Respons Pemprov NTT, 457 Ekor Babi Segera Diangkut ke Sumba

Rabu, 09 September 2026 | September 09, 2026 WIB Last Updated 2026-09-09T12:15:54Z

 



Kupang, NTT — Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Simson Polin, mengapresiasi respons Pemerintah Provinsi NTT dalam membantu mengatasi kesulitan pengiriman ternak babi dari Pulau Timor menuju Pulau Sumba.


Persoalan tersebut dibahas dalam pertemuan bersama Wakil Gubernur NTT Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. Johanis Asadoma, M.Hum, Kepala Dinas Peternakan NTT, Kepala Dinas Perhubungan NTT, perwakilan KSOP Kupang, perwakilan ASDP Kupang, serta sejumlah dinas terkait lainnya. Rabu, (9/9/2026). 


Dalam pertemuan tersebut, Simson Polin hadir mewakili masyarakat dan pengusaha ternak babi dari Pulau Sumba yang saat ini mengalami kesulitan dalam pengiriman ternak ke wilayah Sumba.


Hasil pertemuan menyepakati bahwa pada Jumat, ASDP akan mengangkut sekitar 457 ekor ternak babi yang masih berada di wilayah Kupang.


Selanjutnya, pengangkutan ternak babi dari Pelabuhan Bolok menuju Waingapu akan dilakukan secara bertahap menggunakan dua unit truk setiap kali terdapat jadwal kapal perintis menuju Waingapu.


Simson Polin mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi NTT bersama pihak-pihak terkait dalam merespons persoalan tersebut.


Menurutnya, dukungan pemerintah sangat penting karena ternak babi memiliki nilai ekonomi sekaligus nilai sosial dan budaya bagi masyarakat Sumba.


Ia menjelaskan, babi merupakan salah satu jenis ternak yang lazim digunakan masyarakat Sumba dalam berbagai acara adat. Karena itu, kelancaran distribusi ternak babi menuju Sumba tidak hanya berkaitan dengan kepentingan perdagangan, tetapi juga menyangkut kebutuhan sosial dan budaya masyarakat.


“Kami mengapresiasi respons Pemerintah Provinsi NTT yang mendukung dan membantu menyelesaikan persoalan ini. Bagi masyarakat Sumba, babi bukan hanya ternak yang memiliki nilai ekonomi, tetapi juga merupakan bagian penting dalam berbagai acara adat,” ujar Simson.


Ia berharap kesepakatan yang telah dicapai dapat segera direalisasikan sehingga ternak yang masih berada di Kupang dapat dikirim ke Sumba secara bertahap.


Simson juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Gubernur NTT, jajaran pemerintah daerah, ASDP, KSOP, serta seluruh pihak terkait yang telah memberikan perhatian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat dan pengusaha ternak dari Sumba.


Sebagai anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi PSI, Simson menegaskan bahwa dirinya akan terus mengawal proses pengiriman ternak tersebut hingga seluruh kesepakatan dapat direalisasikan dengan baik.


Ia memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat proses pengiriman.


“Sebagai anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi PSI, saya akan terus mengawal persoalan ini sampai tuntas. Kami tidak ingin ada hambatan di kemudian hari yang justru merugikan masyarakat, khususnya para peternak dan pengusaha ternak babi dari Sumba,” tegas Simson.


Menurutnya, kepastian pengangkutan sangat penting agar masyarakat tidak kembali mengalami kerugian akibat tertundanya distribusi ternak.


Simson berharap seluruh pihak yang telah menyepakati mekanisme pengangkutan dapat menjalankan komitmen tersebut secara konsisten, sehingga kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas.


Dengan adanya kesepakatan tersebut, diharapkan pengiriman ternak babi dari Kupang menuju Waingapu dapat kembali berjalan secara bertahap dan memberikan kepastian bagi masyarakat serta para pengusaha ternak yang terdampak.

✒️: kl