Rote Ndao, NTT— Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, mengajak Jemaat Imanuel Deaoen untuk tetap yakin, bekerja keras, dan menjaga kebersamaan hingga pembangunan gedung gereja rampung. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Jemaat Imanuel Deaoen, Kecamatan Pantai Baru, Kamis (1/10/2026).
Di hadapan jemaat, Apremoi menegaskan bahwa pembangunan tidak cukup hanya berangkat dari niat dan harapan. Dibutuhkan keberanian untuk memulai, ketekunan dalam bekerja, serta keyakinan bahwa setiap usaha yang dilakukan bersama akan membuahkan hasil.
Menurutnya, peletakan batu pertama merupakan langkah awal dari sebuah proses panjang yang membutuhkan komitmen seluruh jemaat. Karena itu, ia mengajak jemaat untuk tidak ragu menghadapi berbagai tantangan dan tetap mengandalkan doa serta semangat gotong royong.
“Hari ini, Jemaat Imanuel Deaoen memulai pekerjaan pembangunan gedung gerejanya. Tentu ada doa dan harapan serta pergumulan yang dibawa sampai di titik memulai,” kata Apremoi.
Ia berharap jemaat tetap percaya dan menjaga semangat kebersamaan agar pembangunan yang telah dimulai dapat diselesaikan sesuai harapan.
“Untuk itu, dengan proses yang sudah dilewati itu, tetaplah percaya bahwa jemaat ini terus dimampukan untuk menyelesaikan apa yang sudah dimulai secara bersama-sama,” lanjutnya.
Apremoi juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Sinode GMIT, Pendeta Samuel Benyamin Pandie, yang hadir dan memberkati dimulainya pembangunan gedung gereja tersebut.
“Kami (pemerintah) menyampaikan apresiasi kepada Bapak Sam (Samuel) yang sudah meluangkan waktu untuk ada bersama jemaat Tuhan di tempat,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi dukungan Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Simson Polin, yang dinilainya telah memberikan dukungan kepada jemaat.
“Begitu juga Anggota DPRD Provinsi NTT, Bapak Simson Polin, yang selalu menyuport dengan caranya yang luar biasa,” kata Apremoi.
Menurutnya, dukungan dan keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membangun semangat kebersamaan. Ia berharap seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam proses tersebut senantiasa diberikan kekuatan untuk terus mendukung pembangunan hingga selesai.
“Untuk semuanya, kami menyampaikan terima kasih, dan berdoa kiranya Tuhan menolong kita semua,” tutupnya.
Peletakan batu pertama yang berlangsung pada hari pertama Oktober ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi Jemaat Imanuel Deaoen. Lebih dari pembangunan fisik, proses tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, pelayanan, dan tanggung jawab bersama dalam kehidupan bergereja.
✒️: kl
