Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian melakukan pemantauan dan pengamanan di sekitar tempat ibadah. Setelah misa, perwakilan Polres Sikka juga membacakan imbauan Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno, S.I.K., mengenai pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Informasi yang diterima News Daring dari Humas Polres Sikka melalui Ipda Leonardus Tunga menyebutkan, kegiatan Minggu Kasih merupakan bagian dari upaya Polri membangun komunikasi langsung dengan masyarakat melalui pendekatan humanis.
Kehadiran personel kepolisian di lingkungan gereja diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi umat yang mengikuti misa sekaligus membuka ruang komunikasi antara polisi, tokoh agama, dan masyarakat.
Dalam imbauannya, Kapolres Sikka mengajak masyarakat untuk terus memelihara persaudaraan, menghormati perbedaan, dan menjaga hubungan baik antarumat beragama.
Menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, kerukunan merupakan salah satu unsur penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, aman, dan damai.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan tidak mengabaikan potensi gangguan keamanan yang diketahui di wilayah masing-masing.
Apabila menemukan keadaan yang berpotensi mengganggu ketertiban, masyarakat diimbau berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno, S.I.K., menegaskan komitmen Polres Sikka untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan.
Program Minggu Kasih menjadi salah satu sarana kepolisian untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan lingkungan.
Melalui pertemuan langsung, kepolisian dapat mendorong masyarakat menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga ketertiban.
Polres Sikka juga menekankan bahwa keamanan dan ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga diperlukan untuk mencegah gangguan keamanan serta memelihara toleransi.
Keterlibatan masyarakat dinilai penting karena keamanan lingkungan berkaitan erat dengan kepedulian, komunikasi, dan kerja sama antarwarga.
Melalui kegiatan di empat gereja tersebut, Polres Sikka berharap hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat.
Pesan yang disampaikan dalam kegiatan Minggu Kasih itu menekankan tiga hal: menjaga keamanan bersama, merawat kerukunan, dan membangun kehidupan masyarakat Kabupaten Sikka yang damai.
Sumber: Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga.
