![]() |
Warga Watuwekak, Desa Heopuat, Sikka, terpaksa patungan membangun jalan rabat karena pemerintah belum turun tangan. Jalan ini penting untuk akses tangki air bersih, terutama saat musim kemarau |
Maumere,NTT, 27 Agustus 2025 – Herjo Jawa, warga RT 015 Watuwekak, Desa Heopuat, Kecamatan Hewokloang, mengkonfirmasi kepada media ini melalui pesan WhatsApp bahwa warga di RT 015 dan RT 016 terpaksa melakukan swadaya dana pribadi demi membangun jalan rabat.
Menurut Herjo, material berupa semen, pasir, dan batu kerikil mereka beli secara patungan karena akses jalan menuju pemukiman warga hingga kini masih berupa tanah polos yang tidak bisa dilalui mobil tangki air.
“Kami tidak punya sumur. Jadi kalau musim kemarau, masalah air bersih menjadi sangat berat. Jalan sudah dibuka, tetapi sampai sekarang belum pernah dirabat. Terpaksa kami swadaya, patungan beli semen, pasir, dan batu kerikil untuk bisa buka akses,” tulis Herjo dalam konfirmasi WhatsApp kepada media ini, Rabu (27/8/2025).
Herjo menegaskan bahwa warga sangat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk segera mengalokasikan anggaran pembangunan rabat jalan di dua RT tersebut.
“Harapan kami, secepatnya ada anggaran dari pemerintah. Jalan ini kebutuhan mendesak, karena berkaitan langsung dengan akses air bersih,” tambahnya.
Kondisi rabat jalan yang memadai diyakini akan membantu kelancaran distribusi air bersih ke rumah-rumah warga, sehingga krisis air di musim kemarau bisa diminimalisir.
✒️: Albert Cakramento