![]() |
| Muscab IV HPI Sikka menetapkan Silvester Sila Kedang sebagai ketua 2025–2028. Fokus membangun pariwisata Maumere lewat cara baru dan program inovatif. |
Maumere,NTT, 29/11 — Silvester Sila Kedang Terpilih Menjadi Ketua HPI Sikka dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IV Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Sikka. Ia akan menahkodai organisasi untuk periode 2025–2030, menggantikan Arkadius Djong yang selama ini memimpin dengan dedikasi dan komitmen tinggi terhadap pengembangan sektor pramuwisata di Kabupaten Sikka.
Muscab IV berlangsung tertib, demokratis, serta penuh kebersamaan dengan mengusung tema “Mencari Cara Baru Membangun Pariwisata Maumere” dan slogan Make Maumere Great Again. Kegiatan yang digelar di Aula Lepo Tegang Paulus H. Janssen, CM — Susteran Alma Wairklau itu dihadiri pramuwisata, tokoh organisasi, pemerhati pariwisata, serta berbagai pemangku kepentingan daerah.
Acara berlangsung kondusif dan sarat dinamika dialog, menggambarkan kedewasaan organisasi dalam membangun masa depan pariwisata Kabupaten Sikka. Kehadiran Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Suriadi Keytimu, bersama sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Sikka, turut memberi bobot penting terhadap pelaksanaan Muscab IV dan menjadi isyarat kuat dukungan pemerintah terhadap peran HPI di lapangan.
Setelah melalui proses pemilihan yang demokratis dan transparan, Silvester Sila Kedang secara resmi dilantik oleh Ketua DPD HPI NTT, Viktor Pance. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting bagi kesinambungan organisasi menuju penguatan kapasitas para pramuwisata di Kabupaten Sikka.
Dalam arahannya, Viktor Pance menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi, soliditas internal, serta adaptasi terhadap perkembangan industri pariwisata modern yang semakin kompetitif.
Dalam sambutannya, Silvester menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan anggota untuk memimpin HPI Sikka. Ia memaparkan sejumlah fokus program strategis yang akan menjadi prioritas kepengurusan baru, antara lain:
- Peningkatan kualitas SDM pramuwisata lewat pelatihan, pendidikan lanjut, dan sertifikasi kompetensi.
- Penguatan jaringan kemitraan dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas budaya, dan institusi pendidikan.
- Pengembangan inovasi produk wisata sesuai karakter wisatawan dan potensi lokal Maumere serta Kabupaten Sikka.
- Optimalisasi peran organisasi sebagai pusat koordinasi, edukasi, dan advokasi pramuwisata.
Promosi terarah untuk mengenalkan kembali Maumere sebagai destinasi unggulan berbasis budaya, alam, serta keramahtamahan masyarakat lokal.
Silvester menegaskan bahwa pariwisata Kabupaten Sikka membutuhkan terobosan baru untuk bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Menurutnya, HPI harus menjadi motor penggerak perubahan, bukan sekadar organisasi profesi.
Para peserta Muscab memberikan apresiasi terhadap Arkadius Djong atas kontribusinya selama memimpin HPI Sikka. Pada masa kepemimpinannya, organisasi dinilai berhasil menjaga kekompakan internal dan meningkatkan citra pramuwisata Sikka sebagai tenaga pemandu wisata yang profesional dan berkarakter.
Harapan besar disampaikan agar kepengurusan baru di bawah pimpinan Silvester Sila Kedang membawa HPI Sikka semakin maju, solid, inovatif, serta memberi kontribusi nyata bagi perkembangan pariwisata Maumere dan Kabupaten Sikka.
